kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Kremlin Angkat Bicara Terkait Rencana India Diversifikasi Pasokan Minyak


Rabu, 04 Februari 2026 / 18:07 WIB
Kremlin Angkat Bicara Terkait Rencana India Diversifikasi Pasokan Minyak
ILUSTRASI. Negara Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Dunia - Rusia (DOK/sledanounas.ru)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Pemerintah Rusia menilai rencana India untuk mendiversifikasi pasokan minyak bukanlah hal baru. Kremlin menegaskan bahwa India sejak lama membeli minyak dari berbagai negara, termasuk dari Rusia.

Pernyataan ini disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Rabu (4/2/2026), menanggapi pernyataan pemerintah India terkait strategi diversifikasi sumber energi di tengah dinamika global.

“Semua orang tahu bahwa Rusia bukan satu-satunya pemasok minyak ke India. India selalu membeli minyak dan produk petroleum dari berbagai negara,” ujar Peskov kepada wartawan.

Baca Juga: BEI Angkat Bicara Soal IPO BUMN pada Akhir 2025

Menurut Peskov, tidak ada perkembangan baru dari rencana tersebut.

Ia menyebut para pakar energi internasional juga memahami bahwa pasar energi India selama ini bersifat terbuka dan tidak bergantung pada satu negara pemasok.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan India Piyush Goyal mengatakan bahwa India akan terus mendiversifikasi sumber energinya sebagai strategi menghadapi perubahan situasi global dan untuk menjamin keamanan energi bagi warganya.

Pernyataan Goyal muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang antara AS dan India.

Baca Juga: Gozco Plantations (GZCO) Angkat Bicara Soal Rumor Akuisisi oleh Happy Hapsoro

Dalam kesempatan itu, Trump sempat menyinggung soal kemungkinan India menghentikan pembelian minyak dari Rusia, meski hal tersebut belum pernah dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah India.

Menanggapi isu tersebut, Kremlin menegaskan kembali bahwa kebijakan pembelian minyak India selama ini memang melibatkan banyak negara, sehingga rencana diversifikasi tidak bisa dianggap sebagai perubahan sikap terhadap Rusia.

Selanjutnya: ESDM Targetkan Groundbreaking 34 PLTSa Pertengahan 2026, Olah 1.000 Ton Sampah/Hari

Menarik Dibaca: Dorong Inovasi Sejak Dini, Sampoerna Academy Gelar Rangkaian STEAM 2026




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×