Kunjungan Menhan Prabowo ke Pentagon dapat kecaman politisi AS dan kelompok HAM

Jumat, 16 Oktober 2020 | 09:23 WIB Sumber: Reuters
Kunjungan Menhan Prabowo ke Pentagon dapat kecaman politisi AS dan kelompok HAM

ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kanan) tiba dalam Peringatan Ke-74 Hari Bhayangkara Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/aww.


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pemerintahan Presiden Donald Trump akan menyambut Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto ke Pentagon pada hari Jumat (16/10/2020), setelah mencabut larangan defacto untuk masuk ke AS yang diberlakukan atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Melansir Reuters, Prabowo, mantan komandan pasukan khusus yang berusia 68 tahun, telah lama menjadi tokoh kontroversial di Indonesia. Dia dituduh terlibat dalam kejahatan militer di tempat-tempat seperti Timor Timur yang membuatnya dicemooh di kalangan pendukung hak asasi manusia.

Namun sejak diangkat sebagai menteri pertahanan tahun lalu, Prabowo, yang menyangkal melakukan kesalahan, juga menjadi tokoh kunci ketika pemerintahan Trump berupaya memperdalam hubungan pertahanan dengan Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar di dunia.

Reuters memberitakan, yang menjadi perhatian khusus Washington saat ini adalah militer Indonesia juga tengah dirayu oleh Rusia dan China.

Baca Juga: Menhan Prabowo Subianto bisa kembali berkunjung ke AS, setelah 20 tahun di-blacklist

Seorang pejabat senior pertahanan AS sangat membela keputusan untuk menyambut Prabowo ke Pentagon, di mana dia akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Mark Esper.

"Menteri Prabowo adalah menteri pertahanan yang ditunjuk dari presiden Indonesia yang sekarang dua kali terpilih, yang merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," kata pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama kepada Reuters.

Baca Juga: Kata Prabowo Subianto soal kerusuhan demo UU Cipta Kerja

“Dia adalah rekan kita, dari kemitraan yang sangat penting, dan penting bagi kita untuk terlibat dengannya dan memperlakukannya sebagai mitra,” tambah pejabat tersebut.

Prabowo akan menerima pengarahan resmi di tempat lain di wilayah Washington D.C. pada hari Kamis karena Indonesia mempertimbangkan untuk membeli jet tempur yang juga menarik minat dari Moskow.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru