kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kuota Ekspor BBM China untuk Gelombang Pertama 2026 Tetap Stabil


Jumat, 26 Desember 2025 / 09:35 WIB
Kuota Ekspor BBM China untuk Gelombang Pertama 2026 Tetap Stabil
ILUSTRASI. China telah merilis kuota ekspor 19 juta ton untuk bahan bakar olahan termasuk bensin, solar, dan bahan bakar pesawat gelombang pertama 2026.(via REUTERS/CHINA DAILY)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. China telah merilis kuota ekspor sebesar 19 juta ton untuk bahan bakar olahan termasuk bensin, solar, dan bahan bakar pesawat dalam gelombang pertama kuota tersebut untuk tahun 2026, menurut tiga sumber perdagangan yang mengetahui masalah tersebut pada Rabu malam.

Mengutip Reuters, Jumat (26/12/2025), konsumen minyak terbesar kedua di dunia ini juga memberikan kuota ekspor bahan bakar laut rendah sulfur sebesar 8 juta ton dalam "batch ini," menurut sumber tersebut.

Volume untuk keduanya stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Myanmar Bakal Gelar Pemilu Ketiga pada 25 Januari 2026

China mengelola ekspor bahan bakar olahannya melalui sistem kuota untuk menyeimbangkan fundamental penawaran dan permintaan di pasar lokalnya.

Kementerian perdagangan tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters melalui faks.

Entitas minyak milik negara Sinopec dan CNPC, penerima utama kuota tersebut, diberikan jatah 13,76 juta ton untuk ekspor bensin, bahan bakar jet, dan diesel - lebih dari 70% dari total volume.

Perusahaan penyulingan swasta besar Zhejiang Petrochemical mendapatkan kuota ekspor sebesar 1,56 juta ton untuk pengiriman pertama ini.

Baca Juga: Gedung Putih Akan Mengungkap Detail Ruang Dansa Trump pada Sidang Komisi Januari 2026

Dari total kuota ekspor sebesar 19 juta ton untuk bensin, solar, dan bahan bakar pesawat, 6,6 juta ton dialokasikan untuk perdagangan pengolahan - biasanya untuk keperluan pengisian bahan bakar pesawat terbang.

Sementara itu, dari alokasi 8 juta ton untuk bahan bakar kapal laut rendah sulfur, hampir 85% dialokasikan untuk Sinopec dan CNPC.

Dalam 11 bulan pertama tahun 2025, ekspor produk minyak olahan China - termasuk bensin, solar, bahan bakar pesawat terbang, dan bahan bakar kapal laut - mencapai total 52,65 juta ton, turun 3,2% dibandingkan tahun sebelumnya.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×