kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Lacak kasus Covid-19, Korea Selatan akan menguji pengenalan wajah dengan teknologi AI


Senin, 13 Desember 2021 / 10:00 WIB
ILUSTRASI. Women wearing masks walk in a shopping district amid the coronavirus disease (COVID-19) pandemic in Seoul, South Korea, November 29, 2021. REUTERS/Heo Ran


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

Meskipun ada dukungan publik yang luas untuk menelusuri invasif yang ada, para pembela hak asasi manusia dan beberapa anggota parlemen Korea Selatan menyatakan bahwa pemerintah akan menyimpan dan memanfaatkan data tersebut jauh melebihi kebutuhan pandemi.

"Benar-benar salah untuk menyatukan dan mengontrol publik melalui CCTV menggunakan uang pembayar pajak dan tanpa persetujuan dari publik," kata Park Dae-Chul, salah seorang anggota parlemen. 

Baca Juga: Kasus COVID-19 harian di Korea Selatan mencapai 7.000 untuk pertama kalinya

Hal itu, Pejabat Bucheon mengatakan tidak ada masalah privasi karena sistem menempatkan mosaik di wajah siapa pun yang bukan subjek.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) juga mengatakan penggunaan teknologi tersebut sah digunakan dalam bidang hukum pengendalian dan pencegahan penyakit.




TERBARU

[X]
×