kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Laju ekspor China melambat di akhir 2011


Selasa, 10 Januari 2012 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Warga berkunjung ke Jembatan Suroboyo di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/10/2020). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah berawan hingga hujan petir, menurut prakiraan BMKG.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

BEIJING. Krisis yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat (AS) mulai melahap perekonomian China. Desember 2011, tingkat pertumbuhan ekspor China melambat akibat lesunya permintaan produk ekspor oleh kedua wilayah besar itu.

Data bea cukai merilis, akhir 2011, angka ekspor Negeri Ginseng berhasil naik 13,4% dari tahun sebelumnya. Namun di hitung secara bulanan, laju ekspor itu melambat dari posisi November yaitu 13,8%.

Tak hanya ekspor, data impor juga bernasib sama. Jumlah barang yang masuk ke Beijing hanya tumbuh 11,8% dari 2010. Jauh lebih rendah dari pencapaian November yang sebesar 22,1%.

Fakta-fakta ini dikhawatirkan akan merapuhkan kekuatan ekonomi terbesar di Asia. Wakil menteri perdagangan China, Zhong Shan meramal tahun ini aktivitas ekspor maupun impor di China masuk ke masa suram akibat lemahnya permintaan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×