kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Laporan terbaru: Intelijen Denmark bantu AS mata-matai pejabat Eropa


Senin, 31 Mei 2021 / 11:15 WIB
Laporan terbaru: Intelijen Denmark bantu AS mata-matai pejabat Eropa
ILUSTRASI. Dinas rahasia Denmark membantu AS memata-matai politisi Eropa, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel dari tahun 2012 hingga 2014. Michael Kappeler/Pool via REUTERS


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut Danmarks Radio, dugaan pengaturan, yang dikatakan dalam laporan itu dengan nama sandi "Operasi Dunhammer", memungkinkan NSA memperoleh data menggunakan nomor telepon politisi sebagai parameter pencarian.

Laporan tersebut menyusul investigasi yang dilakukan oleh penyiar yang melibatkan wawancara dengan sembilan sumber, yang semuanya dikatakan memiliki akses ke informasi rahasia yang dimiliki oleh FE.

Selain Merkel, Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier dan pemimpin oposisi pada saat itu Peer Steinbruck juga dilaporkan menjadi sasaran penyadapan.

Baik kementerian pertahanan Denmark maupun perwakilan untuk FE belum mengomentari laporan terbaru tersebut.

Menyusul berita dari laporan tersebut pada hari Minggu, Snowden menuduh Presiden AS Joe Biden "sangat terlibat dalam skandal ini untuk pertama kalinya". Biden adalah wakil presiden AS pada saat pengawasan berlangsung.

Baca Juga: AS bakal kirim kapal perang sebagai dukungan untuk Ukraina, Laut Hitam siap membara

"Harus ada persyaratan eksplisit untuk pengungkapan publik secara penuh, tidak hanya dari Denmark, tapi juga mitra senior mereka," cuit Snowden.

Pada 2013, Snowden - mantan kontraktor untuk Badan Intelijen Pusat AS (CIA) - membocorkan ke media detail tentang internet ekstensif dan pengawasan telepon oleh intelijen AS.

AS kemudian mendakwanya dengan pencurian properti pemerintah, komunikasi informasi pertahanan nasional yang tidak sah, dan komunikasi intelijen rahasia yang disengaja.

Snowden kemudian mencari perlindungan di Rusia.

Selanjutnya: Edward Snowden kini incar kewarganegaraan ganda AS dan Rusia




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×