Lebih Menular, Omicron Siluman BA.2 Dominasi Kasus Covid-19 Global

Rabu, 23 Maret 2022 | 14:26 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Lebih Menular, Omicron Siluman BA.2 Dominasi Kasus Covid-19 Global

ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker untuk mencegah tertular Covid-19 berjalan di jalan di pusat Kota Seoul, Korea Selatan, 5 Januari 2022. BA.2, yang mendapat julukan Omicron Siluman, menjadi subvarian dominan dari kasus Omicron di dunia. REUTERS/Heo Ran.


KONTAN.CO.ID - BA.2, yang mendapat julukan Omicron Siluman, menjadi subvarian dominan dari kasus Omicron di dunia. Omicron sendiri mendominasi kasus Covid-19 secara global.

Dalam Pembaruan Epidemiologis Mingguan tentang Covid-19 yang rilis Selasa (22/3), WHO menyebutkan, Omicron menyumbang lebih dari 99,8% dari total sequences yang dikirimkan ke GISAID secara global.

Dari total sequences varian Omicron, BA.2 mendominasi, dengan 85,96%. Sementara BA.1.1 hanya 8,98%, BA.1 4,26%, dan BA.3 <0,1%.

Di antara garis keturunan utama Omicron, proporsi BA.2 dalam sequences Omicron yang dikirimkan ke GISAID terus meningkat sejak akhir 2021. 

Baca Juga: Kasus Mingguan Covid-19 Global Kembali dalam Tren Menanjak, Tetap Waspada

"BA.2 menjadi subvarian dominan pada minggu ketujuh 2022," ungkap WHO. 

Menurut WHO, tren tersebut paling menonjol di wilayah Asia Tenggara, diikuti Mediterania Timur, Afrika, Pasifik Barat, dan Eropa. Hanya, BA.2 saat ini dominan di Amerika.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berdasarkan data awal, mengatakan pada bulan lalu, BA.2 tampaknya lebih menular dari BA.1, subvarian asli Omicron. 

Dan baru-baru ini, mengutip Livemint.com, beberapa penelitian menyebutkan, Omicron Siluman bisa menyebabkan infeksi parah seperti varian Delta. Namun, penelitian itu belum ditinjau oleh rekan sejawat. 

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru