Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
VERACRUZ. Ledakan besar di fasilitas kilang minyak Veracruz, negara bagian Meksiko tenggara, menewaskan tiga orang pada hari ini (20/4). Sedangkan korban luka-luka mencapai 136 orang.
Menurut laporan BBC, ledakan besar terjadi di fasilitas minyak milik pemerintah, Pemex, di kota pelabuhan Coatzacoalcos.
Ratusan orang sudah dievakuasi dan sejumlah sekolah diliburkan. Api dan asap hitam membumbung dari lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apa penyebab ledakan. Beberapa ledakan memang kerap dilaporkan terjadi di fasilitas Pemex dalam beberapa tahun terakhir.
Keterangan resmi Pemex menyebut, insiden ledakan terakhir terjadi pada pukul 15.15 waktu setempat (20.15 GMT).
Sementara itu, Gubernur Varacruz Javier Duarte kepada stasiun radio lokal mengatakan, ledakan tersebut terasa hingga 10 kilometer jauhnya.
Pemex bilang, api berhasil dikuasai pada sore hari. Warga diharapkan untuk tetap berada dalam rumah seiring kemungkinan tersebarnya racun dari asap ledakan. Meski demikian, aasp tersebut bisa hilang dengan cepat sehingga mengurangi dampak racun.
Dari 136 orang yang terluka, 88 orang masih dirawat di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya berada dalam kondisi serius.
Manajemen Pemex menjelaskan, pabrik yang mengalami ledakan dikelola oleh sister company, Mexichem.
Pemex memastikan, ledakan tersebut tidak akan mempengaruhi distribusi minyak di Meksiko.
Sebelumnya, pada September 2012, ledakan besar terjadi di kilang gas di negara kawasan Tamaulipas bagian selatan. Dalam kejadian tersebut, korban jiwa mencapai 33 orang.
Kantor pusat Pemex di Mexico City juga pernah mengalami ledakan besar pada Januari 2013 yang menewaskan 37 orang.











![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
