kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.950   11,00   0,06%
  • IDX 6.392   48,07   0,76%
  • KOMPAS100 842   9,01   1,08%
  • LQ45 638   7,40   1,17%
  • ISSI 221   2,22   1,02%
  • IDX30 358   3,86   1,09%
  • IDXHIDIV20 437   3,41   0,79%
  • IDX80 96   1,07   1,13%
  • IDXV30 120   0,89   0,74%
  • IDXQ30 114   1,04   0,92%

Lewat surat, Kim Jong Un menyesali insiden tentaranya tembak mati warga Korea Selatan


Jumat, 25 September 2020 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Anggota Marinir Korea Selatan berpatroli saat matahari terbenam di Pulau Yeonpyeong di dekat perbatasan Barat, Korea Selatan, Selasa (16/6/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Pasukan Korea Utara tidak dapat menemukan penyusup tak dikenal selama pencarian setelah melepaskan tembakan, dan membakar perangkat tersebut di bawah langkah-langkah pencegahan penyakit darurat nasional," kata Suh mengacu ke surat itu, seperti dilansir Reuters.

Tidak segera jelas, bagaimana pria itu bisa berada di dalam air. Laporan sebelumnya mengatakan, sepatunya ditemukan di kapal patroli, yang mengarah ke spekulasi dia mungkin mencoba membelot.

Surat dari Korea Utara itu datang ketika Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menghadapi dampak politik yang intens atas insiden tersebut, yang bertepatan dengan dorongan baru untuk kebijakan untuk melibatkan Pyongyang.

Komandan Pasukan AS-Korea Selatan Robert Abrams menyatakan pada awal bulan ini, Korea Utara mengeluarkan perintah tembak-untuk-membunuh untuk mencegah virus corona memasuki negara itu dari China, menciptakan "zona penyangga" di perbatasan dengan tentara pasukan khusus yang siap membunuh.

Selanjutnya: Kembali panas, Korea Selatan tingkatkan pemantauan militer terhadap Korea Utara




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×