kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.030   70,00   0,39%
  • IDX 5.192   -671,43   -11,45%
  • KOMPAS100 659   -102,02   -13,40%
  • LQ45 510   -80,31   -13,61%
  • ISSI 180   -21,55   -10,70%
  • IDX30 284   -44,34   -13,49%
  • IDXHIDIV20 367   -55,41   -13,10%
  • IDX80 76   -11,72   -13,43%
  • IDXV30 102   -13,55   -11,70%
  • IDXQ30 93   -14,63   -13,55%

Lewat surat, Kim Jong Un menyesali insiden tentaranya tembak mati warga Korea Selatan


Jumat, 25 September 2020 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Anggota Marinir Korea Selatan berpatroli saat matahari terbenam di Pulau Yeonpyeong di dekat perbatasan Barat, Korea Selatan, Selasa (16/6/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Pasukan Korea Utara tidak dapat menemukan penyusup tak dikenal selama pencarian setelah melepaskan tembakan, dan membakar perangkat tersebut di bawah langkah-langkah pencegahan penyakit darurat nasional," kata Suh mengacu ke surat itu, seperti dilansir Reuters.

Tidak segera jelas, bagaimana pria itu bisa berada di dalam air. Laporan sebelumnya mengatakan, sepatunya ditemukan di kapal patroli, yang mengarah ke spekulasi dia mungkin mencoba membelot.

Surat dari Korea Utara itu datang ketika Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menghadapi dampak politik yang intens atas insiden tersebut, yang bertepatan dengan dorongan baru untuk kebijakan untuk melibatkan Pyongyang.

Komandan Pasukan AS-Korea Selatan Robert Abrams menyatakan pada awal bulan ini, Korea Utara mengeluarkan perintah tembak-untuk-membunuh untuk mencegah virus corona memasuki negara itu dari China, menciptakan "zona penyangga" di perbatasan dengan tentara pasukan khusus yang siap membunuh.

Selanjutnya: Kembali panas, Korea Selatan tingkatkan pemantauan militer terhadap Korea Utara




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×