kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Liput aksi protes, Thailand hentikan siaran stasiun TV online


Selasa, 20 Oktober 2020 / 16:10 WIB
ILUSTRASI. Demonstran pro-demokrasi menghadiri protes anti-pemerintah di Bangkok, Thailand, 18 Oktober 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Aksi protes sejak pertengahan Juli lalu adalah tantangan terbesar dalam beberapa dekade bagi monarki di bawah Raja Maha Vajiralongkorn dan Prayut, yang menolak tuduhan merekayasa pemilihan umum tahun lalu untuk mempertahankan kekuasaan.

Demonstrasi tersebut sebagian besar dipimpin oleh pemuda dan pelajar, kontras dengan kekerasan jalanan selama satu dekade antara pendukung Thaksin dan royalis konservatif sebelum Prayut merebut kekuasaan.

Protes semakin mendapatkan momentum sejak Pemerintah Thailand mengumumkan larangan Kamis pekan lalu dan menangkap puluhan pengunjuk rasa, termasuk banyak pemimpin utama.

Perdana Menteri Prayut mengatakan, dia tidak akan mundur dalam menghadapi protes.

Kabinetnya pada Selasa (20/10) sepakat untuk mengelar sidang darurat parlemen pekan depan tentang krisis tersebut. Pendukung Prayut memegang mayoritas di parlemen.

Selanjutnya: Pendemo terus gelar aksi, PM Thailand gelar pertemuan luar biasa dengan parlemen




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×