kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

London terus membara, 1.700 personel polisi tambahan diterjunkan


Selasa, 09 Agustus 2011 / 14:37 WIB
London terus membara, 1.700 personel polisi tambahan diterjunkan
ILUSTRASI. Burger King Logo REUTERS/Kacper Pempel


Reporter: Dyah Megasari, BBC, Reuters |

LONDON. London terus memerah oleh kemarahan dan aksi penjarahan. Kerusuhan terus menjalar ke berbagai sudut London. Di hari ketiga kerusuhan ini, sejumlah kebakaran terjadi pada beberapa kota di Inggris.

Kekacauan di antaranya terjadi di Birmingham, Liverpool, Manchester dan Bristol. Sekitar 1.700 personel pasukan tambahan kepolisian diturunkan di London, terutama di lokasi penjarahan toko dan kebakaran gedung.

Perdana Menteri David Cameron akan menggelar rapat dengan Komite Darurat Pemerintah ( Cobra) untuk membahas kerusuhan dan juga dijadwalkan bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Theresa May dan pejabat sementara Kepala Polisi Metropolitan Tim Godwin.

Cameron akan membahas kerusuhan yang terjadi sejak Sabtu lalu, setelah aksi damai untuk memprotes penembakan terhadap seorang laki-laki oleh polisi di Tottenham.

Setidaknya 334 orang telah ditahan dan 69 orang diduga bertanggungjawab atas kerusuhan di berbagai tempat di London selama tiga hari.

Tiga orang ditahan pada Selasa, dengan tuduhan percobaan pembunuhan setelah seorang petugas polisi terluka akibat ditabrak mobil ketika berupaya menghentikan penjarahan di Brent, bagian barat laut London.

Tapi, seluruh layanan publik seperti kereta di Ibukota Inggris yang dihentikan akibat kerusuhan kembali dibuka.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×