kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Mahathir mundur, Wan Azizah berpeluang jadi perdana menteri wanita pertama Malaysia


Senin, 24 Februari 2020 / 14:38 WIB
ILUSTRASI. Deputi Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

Mahathir adalah perdana menteri di bawah pemerintahan Barisan Nasional (BN) selama 22 tahun atau lima periode antara 16 Juli 1981 hingga 31 Oktober 2003. Ia pertama kali mengambil posisi Perdana Menteri Malaysia ketika berusia 56 tahun dan kemudian mengundurkan diri berusia 78 tahun.

Setelah memimpin koalisi Pakatan Harapan menuju kemenangan dalam pemilihan umum pada 9 Mei 2018, Mahathir yang saat itu pada usia 92 tahun disumpah sebagai perdana menteri lagi, hampir 15 tahun setelah "pensiun" dari politik.

Baca Juga: Kaget dikhianati, ambisi Anwar Ibrahim jadi PM Malaysia kandas

Pengunduran diri Mahathir hari ini hanya sekitar tiga bulan sebelum ulang tahun kedua partai Pakatan Harapan berkuasa.

Pada waktu yang hampir bersamaan ketika berita pengunduran dirinya muncul, partai yang didirikan Mahathir yakni Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) juga mengumumkan menarik diri dari koalisi Pakatan Harapan.

Baca Juga: Politik Malaysia memanas, begini kronologi Mahathir dikabarkan mengundurkan diri




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×