kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Mahathir out, Malaysia dan India siap perbaiki hubungan perdagangan CPO


Senin, 02 Maret 2020 / 19:24 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menggantikan Mahathir Mohamad. Pemerintahan anyar Malaysia berkomitmen untuk memperbaiki hubungan perdagangannya dengan India terkait komoditas CPO. REUTERS/Lim Huey Teng TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Mengutip Reuters, Minggu (1/3) anggota parlemen Malaysia yang digadang-gadang bakal menduduki jabatan menteri di kabinet baru, We Ka Siong bilang salah satu prioritas pemerintahan baru adalah memperbaiki hubungan perdagangan dengan India.

“Bisakah kami melakukan negosiasi ulang? Ini untuk negara saya, dan juga untuk rakyat Malaysia. Dengan pemerintahan baru, biarkan kami menanganinya. Kami menghargai persahabatan dengan India,” katanya.

Baca Juga: Bicara soal kejatuhannya, Mahathir: Semua gara-gara Muhyiddin dan Anwar Ibrahim

Adapun seorang pejabat India yang enggan disebutkan identitasnya bilang Pemerintah India juga terbuka untuk kembali menjalin hubungan perdagangan dengan Malaysia. Dengan catatan, Malaysia tak ikut campur terhadap urusan dalam negeri India.

Ia juga mengatakan, pemerintah India berpeluang untuk mengundang PM Muhyiddin untuk datang tahun ini.




TERBARU

[X]
×