kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Makin panas, Trump ingin Ukraina dan China menyelidik Biden dan putranya


Kamis, 03 Oktober 2019 / 22:43 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

“Saya ingin menegaskan dengan jelas kepada Trump, kaki tangan, dan kroninya yang telah melancarkan serangan kepada saya, bahwa saya tidak takut, saya tidak akan ke mana-mana," ucap Biden saat kampanye di Reno, Nevada, Rabu (2/10) malam.

Mengutip The New York Times, Biden menyatakan, Trump tidak akan bisa menghancurkannya, seberapa banyak uang atau cara kotor yang Sang Presiden gunakan.

Baca Juga: Joe Biden: Trump takut saya kalahkan dalam Pilpres AS 2020

Politisi 76 tahun ini menegaskan, rakyat AS jelas tahu benar siapa Biden, dan juga mengetahui seperti apa Trump. “Jelas Trump sangat takut saya akan mengalahkan dia di Pemilihan Presiden 2020,” ujar mantan senator dari Delaware ini. Hasil survei menunjukkan, Biden konsisten unggul 8-10 poin dari Trump.

Sedang Trump yang tengah menghadapi penyelidikan pemakzulan dari DPR AS tak henti-hentinya menggulirkan narasi politik, terutama melalui pengacaranya, Rudy Giuliani. Giuliani yang sering muncul di media menuduh Biden telah menggunakan kekuasaannya untuk melobi pemecatan Jaksa Penuntut Ukraina Viktor Shokin pada Desember 2015.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×