kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Makin seru! China tembakkan rudal 'pembunuh kapal induk' ke Laut China Selatan


Jumat, 28 Agustus 2020 / 09:46 WIB
ILUSTRASI. Kapal induk AS, USS Nimitz (CVN 68) dan kapal penjelajah rudal berpemandu kelas Ticonderoga USS Princeton (CG 59) transit di Selat Balabac, Filipina, menuju lokasi latihan di Laut China Selatan. Foto dirilis 15 Juli 2020. (Navy photo by Mass Communication


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pengamat militer menganalisa, DF-26 dan DF-21D China adalah rudal balistik pertama di dunia yang mampu menargetkan kapal-kapal berukuran besar dan menengah, yang membuat mereka mendapat gelar "pembunuh kapal induk".

Song Zhongping, seorang ahli militer China dan komentator TV, mengatakan kepada Global Times pada hari Kamis bahwa menggunakan rudal berbeda yang diluncurkan dari berbagai daerah dalam menyerang sasaran di daerah yang sama menunjukkan taktik serangan jenuh PLA.

Baca Juga: Konflik AS vs China semakin panas, ini kabar terbarunya

China dapat menggunakan berbagai cara untuk menyerang satu atau lebih target pada saat yang sama, sehingga musuh tidak akan dapat mencegat serangan ini. Song juga bilang, meskipun kemampuan pertahanan udara kapal induk AS sangat bagus, namun mereka tidak dapat mempertahankan diri dari rudal balistik.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×