kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Makin tegang, China pantau kapal perusak AS yang berlayar di Selat Taiwan


Kamis, 08 April 2021 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak berpeluru kendali USS John S. McCain, Jumat (5/2), transit melalui Laut China Selatan, persisnya di Kepulauan Paracel, sambil melakukan operasi rutin. Foto: Spesialis Komunikasi Massa Kelas 2 Markus Castaneda/Armada Ketujuh Angkatan Laut AS.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Terutama, praktik AS yang mengarungi kapal-kapal perang Angkatan Lautnya yang dekat dengan fitur-fitur yang dikuasai China, dalam apa yang Amerika Serikat sebut sebagai “kebebasan operasi navigasi".

Sementara Selat Taiwan terletak di perairan internasional. Kapal perang Angkatan Laut AS yang transit dipandang sebagai pertunjukan simbolis bahwa Washington tidak akan mengizinkan pasukan Beijing mendominasi jalur air itu.

Bersamaan dengan latihan militer, China mengirim pesawat tempur hampir setiap hari ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan untuk menekan Pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen dan mengiklankan ancaman aksi militernya.

Hal itu memicu pernyataan dari Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu yang mengatakan, “Kami akan berperang jika kami perlu berperang, dan jika kami perlu mempertahankan diri kami sendiri sampai hari terakhir, maka kami akan mempertahankan diri kami sendiri sampai hari akhir".

Selanjutnya: Tekanan China kian meningkat, Taiwan gelar latihan perang skenario invasi musuh




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×