kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Malaysia Bersiap untuk Bergabung dengan Kelompok Ekonomi BRICS


Selasa, 18 Juni 2024 / 11:54 WIB
Malaysia Bersiap untuk Bergabung dengan Kelompok Ekonomi BRICS
ILUSTRASI. Malaysia tengah bersiap untuk bergabung dengan kelompok negara berkembang BRICS. Fazry Ismail/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, Malaysia tengah bersiap untuk bergabung dengan kelompok negara berkembang BRICS.

“Kami sudah mengambil keputusan, kami akan segera menerapkan prosedur formalnya.. kami tinggal menunggu hasil akhir dari pemerintah di Afrika Selatan,” kata Anwar, menurut video wawancara yang diposting Guancha pada Minggu, seperti dikutip Reuters, Selasa (18/6).

Kelompok negara BRICS awalnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Kelompok ini tahun lalu mulai memperluas keanggotaannya untuk menantang tatanan dunia yang didominasi oleh perekonomian Barat. Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir, Argentina dan Uni Emirat Arab bergabung dan lebih dari 40 negara menyatakan minatnya untuk bergabung.

Baca Juga: Turki Ingin Gabung ke BRICS? Ini Tanggapan Rusia

Perwakilan dari kantor Anwar pada hari Selasa membenarkan komentarnya kepada Reuters.

Saat wawancara, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang proses lamaran.

Komentar Anwar muncul menjelang kunjungan tiga hari Perdana Menteri China Li Qiang pada pekan ini, sebagai bagian dari perayaan 50 tahun hubungan diplomatik antara Malaysia dan China.

Malaysia dan China diperkirakan akan menandatangani beberapa kesepakatan selama kunjungan Li, termasuk memperbarui perjanjian kerja sama perdagangan dan ekonomi yang berdurasi lima tahun.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×