kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Malaysia hentikan pemberian vaksin COVID-19 buatan Sinovac


Jumat, 16 Juli 2021 / 12:10 WIB
ILUSTRASI. Seorang pekerja konstruksi menerima dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac di sebuah truk vaksinasi di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (8/6/2021). REUTERS/Lim Huey Teng.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Malaysia akan menghentikan pemberian vaksin COVID-19 buatan Sinovac asal China setelah pasokannya berakhir, karena memiliki pasokan vaksin lain yang cukup untuk program vaksinasi nasional.

Yang jelas, pengumuman untuk berhenti menggunakan vaksin Sinovac yang berasal dari virus tidak aktif datang di tengah peningkatan kekhawatiran atas kemanjurannya terhadap varian baru virus corona yang sangat menular.

Dorongan vaksinasi Malaysia sebagian besar akan berasal dari vaksin mRNA Pfizer-BioNTech yang bergerak maju, Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba mengatakan pada konferensi pers dengan pejabat tinggi kementerian lainnya.

Baca Juga: Rekor tertinggi baru, Malaysia catat 13.215 kasus baru COVID-19

Malaysia telah mengamankan sekitar 45 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech, cukup untuk program vaksinasi nasional bagi 70% populasi negeri jiran, dibandingkan dengan 16 juta dosis vaksin Sinovac.

“Sekitar setengah dari 16 juta (vaksin Sinovac) sudah didistribusikan, jadi sisanya akan digunakan untuk dosis kedua,” kata Adham, Kamis (15/7), seperti dikutip Reuters. "Bagi yang belum divaksinasi, mereka akan menerima vaksin Pfizer".

Pemerintah Malaysia sebelumnya menyatakan, telah mengamankan 12 juta dosis Sinovac, sebagai bagian dari kesepakatan yang akan membuat perusahaan negara Pharmaniaga melakukan proses pengisian dan penyelesaian vaksin untuk distribusi lokal.

Selanjutnya: Tiga hari beruntun, Malaysia mencatat rekor kasus Covid-19!




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×