kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Malaysia lockdown akibat corona, Singapura makin dekati jurang resesi?


Rabu, 18 Maret 2020 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Singapura. Sejumlah ekonom menilai Singapura makin dekat ke jurang resesi usai Malaysia melakukan kebijakan lockdown akibat corona. REUTERS/Edgar Su


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Langkah itu diperkirakan akan melanda bisnis Singapura, yang mempekerjakan sekitar 300.000 warga Malaysia yang bepergian dari via Selat Johor.

"Ini merupakan pukulan yang cukup besar untuk bisnis jasa dan UKM yang mengandalkan tenaga kerja dari Malaysia," kata Prakash Sakpal, seorang ekonom ING.

Baca Juga: Kepanikan Singapura mereda, Malaysia tetap impor makanan segar

Sementara Erman Tan, kepala pabrik bahan kimia di Singapura, mengatakan empat staf Malaysianya tetap tinggal di Singapura selama masa pelarangan. Namun ia masih bersiap untuk potensi melambatnya produksi karena memperkirakan ada gangguan pasokan bahan baku dari negara tetangga. 

Singapura juga akan meluncurkan paket ekonomi kedua untuk membantu bisnis dan pekerja, menambah stimulus yang diumumkan dalam anggaran bulan lalu.

"Kebijakan fiskal akan memberikan bantuan langsung ke usaha kecil," kata Steve Cochrane di Moody's Analytics.

Baca Juga: Malaysia terapkan lackdown, operator jaringan kereta cepat revisi frekuensi layanan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×