kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.539.000   0   0,00%
  • USD/IDR 15.740   20,00   0,13%
  • IDX 7.492   12,43   0,17%
  • KOMPAS100 1.159   4,94   0,43%
  • LQ45 920   6,72   0,74%
  • ISSI 226   -0,39   -0,17%
  • IDX30 475   4,06   0,86%
  • IDXHIDIV20 573   5,12   0,90%
  • IDX80 133   0,95   0,72%
  • IDXV30 141   1,37   0,98%
  • IDXQ30 158   1,02   0,65%

Mantan penasehat sebut Partai Komunis China adalah ancaman dunia


Senin, 24 Agustus 2020 / 10:40 WIB
Mantan penasehat sebut Partai Komunis China adalah ancaman dunia
ILUSTRASI. Bendera China, Partai Komunis China dan Amerika Serikat. Mantan penasehat sebut Partai Komunis China adalah ancaman dunia. REUTERS/Aly Song


Sumber: CNN | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Mantan profesor yang berada di lingkaran dalam Partai Komunis China Cai Xia makin berani blak-blakan menyerang negara asalnya. Sebelumnya ia sudah mengejutkan banyak orang dengan gagasan liberal dan dukungannya untuk reformasi demokrasi di China.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN dari Amerika Serikat, di mana dia tinggal sejak tahun lalu, Cai melangkah lebih jauh dengan menyerukan kepada pemerintah AS untuk menggandakan pendekatan garis kerasnya terhadap Beijing. 

Baca Juga: Rekor lagi, impor daging babi di China bulan Juli capai 430.000 ton

Dia mengatakan dia mendukung larangan pemerintahan Trump terhadap raksasa telekomunikasi Huawei, yang diklaim Washington sebagai risiko keamanan nasional karena dugaan hubungannya dengan pemerintah China.

Cai juga menyerukan sanksi terhadap pejabat tinggi China dan mengimbau komunitas internasional untuk bergandengan tangan dalam menghentikan Partai Komunis dari upaya penyusupan ke lembaga global dan menyebarkan cita-cita totaliter Xi.

"Hubungan antara China dan Amerika Serikat bukanlah konflik antara kedua bangsa, tapi sebuah pertarungan dan konfrontasi antara dua sistem dan dua ideologi," kata Cai kepada CNN.

Cai mengatakan dia terdampar oleh pandemi virus korona setelah tiba di AS tahun lalu sebagai turis. Dia menolak untuk mengungkapkan lebih banyak detail tentang situasinya saat ini atau rencananya untuk masa depan, dengan alasan kekhawatiran atas keselamatan pribadinya.

Baca Juga: Bagi kekuasaan dengan adiknya, Kim Jong Un disebut sedang koma

Sejak berkuasa pada akhir 2012, Xi telah mengkonsolidasikan posisi dan otoritasnya atas Partai Komunis China, yang masuk di antara organisasi politik terbesar di dunia dengan 90 juta anggota. 

Dia telah melakukan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat politik, masyarakat sipil dan minoritas Uighur yang sebagian besar Muslim di wilayah Xinjiang, dan memperketat kontrol atas Hong Kong, bekas koloni Inggris yang dijanjikan otonomi tingkat tinggi ketika dikembalikan ke pemerintahan China di 1997.

Sekarang, menurut Cai, Partai Komunis bertujuan untuk menggantikan sistem bebas dan demokratis dari umat manusia modern yang diwakili oleh Amerika Serikat, dan nilai-nilai serta tatanan perdamaian, demokrasi, kebebasan dan keadilan dengan model pemerintahannya sendiri.

Baca Juga: Ambisi China melebarkan kekuatan militernya hingga Singapura, Vietnam dan Indonesia

Komentar Cai ini muncul ketika hubungan antara AS dan China memburuk ke titik terendah dalam beberapa dekade. Dua ekonomi terbesar dunia telah berselisih hampir di setiap aspek hubungan bilateral mereka, termasuk perdagangan, teknologi, hak asasi manusia, dan arus keuangan.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Advokasi Kebijakan Publik di Era Digital (Teori dan Praktek) Mengenal Pentingnya Sustainability Reporting

[X]
×