kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Masuki wilayah Korea Selatan, pesawat militer Rusia diberondong tembakan peringatan


Selasa, 23 Juli 2019 / 13:20 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Militer Korea Selatan menembakkan ratusan tembakan peringatan ke sebuah pesawat militer Rusia yang memasuki wilayah udara Korea Selatan pada hari Selasa. Tak cuma pesawat Rusia, pejabat pertahanan di Seoul juga menyebut sebuah pesawat militer China juga memasuki wilayah udara Korea Selatan.

Dilansir dari Reuters, Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan menyebut ini adalah pertama kalinya sebuah pesawat militer Rusia melanggar wilayah udara negara tersebut.

Pesawat militer ini adalah satu dari tiga pesawat Rusia yang memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ) pada Selasa pagi. Sementara dua pesawat militer China juga memasuki KADIZ.

Pejabat Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) menyebut pesawat tempur Korea Selatan menembakkan sekitar 360 butir amunisi selama insiden itu.

"Militer Korea Selatan mengambil tindakan taktis termasuk menjatuhkan suar dan menembakkan tembakan peringatan," tulis pernyataan Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Pesawat Rusia disebut meninggalkan wilayah udara Korea Selatan, tetapi kemudian masuk lagi sekitar 20 menit kemudian. Hal ini mendorong Korea Selatan untuk menembakkan lebih banyak tembakan peringatan.

Pemerintah Korea Selatan akan mengajukan pengaduan resmi tentang pelanggaran yang dilakukan China dan Rusia. Menurut militer Korea Selatan, satu pesawat Rusia juga kemudian melanggar wilayah udara Korea Selatan di atas Pulau Dokdo pada jam 9 pagi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×