kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.486   -44,00   -0,25%
  • IDX 6.738   -120,76   -1,76%
  • KOMPAS100 896   -19,37   -2,12%
  • LQ45 659   -11,01   -1,64%
  • ISSI 244   -4,18   -1,69%
  • IDX30 372   -4,60   -1,22%
  • IDXHIDIV20 456   -5,82   -1,26%
  • IDX80 102   -1,83   -1,76%
  • IDXV30 130   -1,92   -1,46%
  • IDXQ30 119   -1,20   -0,99%

Mata Uang Asia Bergerak Terbatas Selasa (14/10) Pagi; Baht dan Peso Melemah Tipis


Selasa, 14 Oktober 2025 / 09:23 WIB
Mata Uang Asia Bergerak Terbatas Selasa (14/10) Pagi; Baht dan Peso Melemah Tipis
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A Thailand Baht note is seen in this illustration photo June 1, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD - SEARCH GLOBAL BUSINESS 18 DEC FOR ALL IMAGES.


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID. Mata uang Asia bergerak terbatas terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (14/10/2025) pagi. Baht Thailand dan peso Filipina memimpin pelemahan di kawasan.

Mengutip Reuters pukul 09.05 wib, baht turun 0,21% menjadi 32,57 per dolar AS. Sementara peso melemah 0,15% ke posisi 58,21 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,05% ke Rp 16.565 per Dolar AS pada Selasa (14/10/2025) Pagi

Won Korea Selatan juga melemah 0,14% ke level 1.426,5 per dolar AS.

Sementara itu, dolar Singapura dan ringgit Malaysia masing-masing menguat tipis 0,02%, sedangkan yuan China nyaris tak berubah di 7,13 per dolar AS.

Yen Jepang juga melemah 0,10% ke level 152,42 per dolar AS.

Sejak awal tahun 2025, sebagian besar mata uang Asia masih mencatat penguatan terhadap dolar.

Baca Juga: Bursa Korea Selatan Cetak Rekor Selasa (14/10) Pagi, Didukung Lonjakan Laba Samsung

Dolar Taiwan naik 6,89%, dolar Singapura menguat 5,18%, dan baht Thailand terapresiasi 5,32%.

Sebaliknya, rupiah dan rupee India masing-masing melemah 2,81% dan 3,45% terhadap dolar AS sepanjang tahun berjalan.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×