kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.952   -242,96   -3,92%
  • KOMPAS100 788   -36,02   -4,37%
  • LQ45 592   -26,98   -4,36%
  • ISSI 206   -8,59   -4,00%
  • IDX30 336   -13,79   -3,94%
  • IDXHIDIV20 414   -13,73   -3,21%
  • IDX80 89   -4,49   -4,80%
  • IDXV30 114   -3,98   -3,39%
  • IDXQ30 109   -3,82   -3,40%

Media Partai Komunis Tiongkok: Ada Amerika Serikat di balik India


Kamis, 18 Juni 2020 / 02:23 WIB
ILUSTRASI. The flags of China, U.S. and the Chinese Communist Party are displayed in a flag stall at the Yiwu Wholesale Market in Yiwu, Zhejiang province, China, May 10, 2019. REUTERS/Aly Song


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Lamgiat Siringoringo

Kedua negara berdebat selama beberapa dekade atas wilayah di dataran tinggi yang sebagian besar wilayah tidak berpenghuni. Tentara kedua negara berhadap-hadapan di banyak titik di sepanjang perbatasan bersama sekitar 3.440 km (2.100 mil).

Konfrontasi pada hari Senin lalu itu terjadi setelah ketegangan meletus dalam beberapa bulan terakhir setelah India membangun jalan baru di Ladakh, di sepanjang Garis Kontrol Aktual yang memisahkan kedua pihak.

Hal itu membuat marah China, yang mengerahkan pasukan dan membangun infrastruktur sendiri di wilayah yang disengketakan. Kondisi ini membuat tentara kedua negara semakin berdekatan dan meningkatkan risiko bentrokan.
Kedua negara menganggap wilayah perbatasan itu penting secara strategis, ekonomis dan militer.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×