kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Mediterania timur memanas: Turki dan Yunani sama-sama gelar latihan militer tandingan


Selasa, 25 Agustus 2020 / 05:47 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Arab News | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Kami menangani ketegangan di sana dengan sangat serius," kata juru bicara kementerian luar negeri Jerman kepada wartawan.

Dia menambahkan, "Kami khawatir bahwa ketegangan dapat semakin membebani hubungan antara Turki dan UE dan eskalasi lebih lanjut dapat memiliki konsekuensi yang serius."

Baca Juga: Peringatan ke Yunani, Erdogan: Jika menyerang kapal Turki, Anda akan membayar mahal

Jerman saat ini memegang jabatan presiden bergilir di Uni Eropa, dan juru bicara Kanselir Angela Merkel mengatakan "penting" untuk tetap berdialog dengan kedua belah pihak.

"Tujuannya agar Yunani dan Turki dapat menyelesaikan masalah mereka satu sama lain secara langsung," kata juru bicara itu.




TERBARU

[X]
×