kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   27,00   0,16%
  • IDX 7.091   -93,16   -1,30%
  • KOMPAS100 980   -12,92   -1,30%
  • LQ45 719   -8,07   -1,11%
  • ISSI 253   -3,94   -1,53%
  • IDX30 390   -2,83   -0,72%
  • IDXHIDIV20 485   -2,00   -0,41%
  • IDX80 110   -1,25   -1,12%
  • IDXV30 134   -0,23   -0,17%
  • IDXQ30 127   -0,91   -0,71%

Melihat kemampuan nuklir China yang diklaim mampu membungkam serangan AS


Selasa, 17 November 2020 / 14:07 WIB
Melihat kemampuan nuklir China yang diklaim mampu membungkam serangan AS
ILUSTRASI. Kendaraan militer China yang membawa rudal balistik anti-kapal DF-21D, yang dikenal sebagai pembunuh kapal induk, melewati Gerbang Tiananmen di Beijing selama parade militer pada 2015.


Sumber: South China Morning Post | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada tahun 2018, media Pemerintah China melaporkan, militer Tiongkok telah membangun "Tembok Besar bawah tanah" sepanjang 5.000 km, berupa terowongan panjang di penjuru negeri untuk bersembunyi, memindahkan, dan meluncurkan pasukan serangan balasan nuklirnya.

Dalam laporannya saat itu, ditampilkan beberapa unit rudal balistik antarbenua (ICBM) sedang dimuat di truk dan dibawa masuk ke dalam terowongan.

Dari sektor maritim, pada 2015 lalu, China meluncurkan kapal selam nuklir dengan rudal balistik (SSBN) Type 094A yang dilengkapi rudal JL-2.

Rudal JL-2 memiliki jangkauan hingga 7.400 km. Sementara penerusnya, JL-3, diperkirakan memiliki jangkauan lebih dari 12.000 km. Sederhananya, AS akan masuk dalam jangkauan tersebut.

Baca Juga: Laut China Selatan siap bergolak, China gelar 2 latihan militer serentak

Belum cukup sampai di situ, Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) juga telah menciptakan rudal glider hipersonik pertama di dunia DF-17. Kabarnya, rudal ini cukup cepat untuk sistem pertahanan rudal AS.

Dalam tes Agustus lalu, rudal penghancur kapal induk China, DF-26B dan DF-21D, telah berhasil menghantam kapal yang bergerak di Laut China Selatan.

Menurut Wang, dengan sederet kemampuan balasan ini tidak mungkin bagi AS untuk melancarkan serangan nuklir besar-besaran terhadap China.

Selanjutnya: Pakar militer sebut rudal baru Taiwan tidak akan berguna melawan China




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×