kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Memanas dengan Turki, Yunani tingkatkan kemampuan militer


Senin, 07 September 2020 / 23:45 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ATHENA. Yunani berencana meningkatkan kemampuan militernya, ketika ketegangan dengan Turki mengenai sumber daya energi di Mediterania Timur meningkat.

Yunani, yang keluar dari dana talangan internasional ketiganya pada 2018, ingin membelanjakan sebagian dari cadangan uang tunainya untuk sektor pertahanan.

"Kami sedang dalam pembicaraan dengan sekutu untuk meningkatkan kemampuan angkatan bersenjata kami," kata juru bicara Pemerintah Yunani Stelios Petsas, Senin (7/9), seperti dikutip Reuters.

Menurut dia, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis akan menguraikan rencananya selama pidato kebijakan ekonomi tahunan pada Sabtu (12/9) nanti.

Baca Juga: Kian panas, Erdogan: Jika ada yang mau menerima akibatnya, silakan hadapi kami

Seorang pejabat Pemerintah Yunani mengatakan kepada Reuters minggu lalu, Yunani sedang dalam pembicaraan dengan Prancis dan negara-negara lain untuk membeli jet tempur. 

Yunani juga telah mencoba selama lebih dari satu dekade untuk mengkonsolidasikan dan memprivatisasi perusahaan pertahanan yang merugi.

Bahas dengan Dewan Eropa

Mitsotakis akan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Corsica pada Kamis (10/9), sebelum pertemuan para pemimpin Eropa Selatan (MED 7).

Baca Juga: Turki gelar latihan militer, Erdogan: Kami bertekad lakukan apa pun yang dibutuhkan

"Akan membahas masalah (meningkatkan angkatan bersenjata kami) tersebut," ujar Petsas. Tapi, Presidens Prancis belum mengonfirmasi pertemuan itu.

Turki dan Yunani sangat tidak setuju atas cakupan landas kontinen mereka. Ketegangan meningkat bulan lalu setelah Ankara mengirim kapal eksplorasi ke perairan yang disengketakan di Mediterania Timur.

Pengiriman kapal itu disertai dengan kapal perang, beberapa hari setelah Yunani menandatangani kesepakatan maritim dengan Mesir yang membuat marah Turki.

Baca Juga: Yunani meradang, Turki memperluas eksplorasi gas di Mediterania timur

Ankara sejak itu memperluas pekerjaan kapal itu di wilayah yang lebih luas, mengeluarkan pernyataan yang oleh Athena disebut kegiatan ilegal.

Pemimpin konservatif Yunani juga sudah membahas liku-liku terbaru dalam perselisihan Turki dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel, yang memimpin pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa. 

"Michel akan mengunjungi Athena pada 15 September," ungkap Petsas.

Selanjutnya: Tegang dengan Turki, Yunani berencana beli senjata termasuk pesawat tempur




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×