kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.642   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Mencermati sejumlah sinyal konflik AS-Iran tidak berlanjut ke perang terbuka


Kamis, 09 Januari 2020 / 10:58 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memegang foto almarhum Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, ketika orang-orang merayakan di jalan setelah Iran meluncurkan rudal ke pasukan pimpinan AS di Irak, di Teheran, Iran 8 Januari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Tetapi Jenderal Angkatan Darat Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengatakan ia dan yang lainnya di militer tak sepenuhnya berharap kelompok-kelompok milisi Syiah di Irak, yang didukung oleh Iran, untuk melakukan serangan terhadap pasukan AS dan pimpinan AS di Irak dan Suriah.

Baca Juga: Sebelum serangan, Irak memberikan peringatan dini kepada AS

Dua roket jatuh pada hari Rabu di Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat, tidak menimbulkan korban, kata militer Irak. Tidak ada klaim tanggung jawab segera.

Anggota parlemen Demokrat AS dan beberapa Republikan mengatakan pejabat pemerintah belum memberikan bukti dalam briefing rahasia untuk mendukung pernyataan Trump bahwa Soleimani telah menimbulkan ancaman segera terhadap Amerika Serikat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi mengatakan majelis yang dipimpin Demokrat akan memberikan suara pada resolusi yang dimaksudkan untuk membatasi tindakan militernya terhadap Iran.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×