kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Menentang rasisme, Paus Fransiskus serukan rekonsiliasi di Amerika Serikat


Rabu, 03 Juni 2020 / 16:39 WIB
Menentang rasisme, Paus Fransiskus serukan rekonsiliasi di Amerika Serikat
ILUSTRASI. Paus Fransiskus berjalan di dalam Basilika Santo Petrus untuk memimpin misa pribadi di kapel samping tempat St. Yohanes Paulus II dimakamkan, di Vatikan, 18 Mei 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - VATICAN CITY. Paus Fransiskus menyerukan rekonsiliasi nasional di Amerika Serikat (AS). Tapi, ia mengatakan, rasisme tidak bisa ditoleransi dan kekerasan jalanan "merusak diri sendiri".

Paus Fransiskus memecah kebisuannya atas ketegangan di AS, yang delapan malam mengalami protes atas kematian seorang pria kulit hitam dalam tahanan polisi, dengan mendedikasikan seluruh audiensi mingguannya untuk kekacauan di negeri uak Sam.

Dia menyebut kematian George Floyd "tragis" dan dia berdoa untuknya juga semua yang telah meninggal sebagai akibat dari "dosa rasisme". Ia mengaku sangat terganggu oleh kerusuhan sosial yang terjadi setelahnya.

Baca Juga: AS rusuh, Pentagon kirim 1.600 tentara denga status siaga tinggi ke Washington

"Teman-teman saya, kita tidak bisa mentolerir atau menutup mata terhadap rasisme dan pengucilan dalam bentuk apa pun dan belum mengklaim untuk mempertahankan kesucian setiap kehidupan manusia," kata Paus, Rabu (3/6), seperti dikutip Reuters.

“Pada saat yang sama, kita harus menyadari bahwa kekerasan malam-malam belakangan ini merusak diri sendiri dan menghancurkan diri sendiri. Tidak ada yang didapat dengan kekerasan dan begitu banyak yang hilang,” ujarnya.

Paus meminta orang Amerika untuk memohon kepada Tuhan guna "rekonsiliasi nasional dan perdamaian yang kita dambakan" dan "menengahi semua orang yang bekerja demi perdamaian dan keadilan di tanah Anda dan di seluruh dunia".




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×