Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat
3. Ada beberapa virus corona manusia yang diketahui mematikan
Middle East Respiratory Syndrome, juga dikenal sebagai virus MERS, pertama kali dilaporkan di Timur Tengah pada tahun 2012 dan juga menyebabkan masalah pernapasan, tetapi gejalanya jauh lebih parah. Tiga hingga empat dari setiap 10 pasien yang terinfeksi MERS meninggal.
Sindrom Pernafasan Akut Parah yang dikenal sebagai SARS, adalah viris corono jenis lain yang dapat menyebabkan gejala yang lebih parah. Pertama kali diidentifikasi di provinsi Guangdong di Cina selatan, menurut WHO, itu menyebabkan masalah pernapasan tetapi juga dapat menyebabkan diare, kelelahan, sesak napas, gangguan pernapasan, dan gagal ginjal.
Bergantung pada usia pasien, tingkat kematian dengan SARS berkisar antara 0-50% dari kasus, dengan orang tua yang paling rentan.
Baca Juga: Waspada, virus misterius di China bisa menular dari manusia ke manusia
4. Bagaimana virus ini menyebar?
Virus dapat menyebar dari kontak manusia dengan hewan. Para ilmuwan berpikir MERS dimulai pada unta. Sedangkan di virus SARS, para ilmuwan menduga kucing luwak yang harus disalahkan.
Ketika berbicara tentang penularan virus dari manusia ke manusia, seringkali itu terjadi ketika seseorang menyentuh sekresi sistem pembuang zat manusia seperti keringat orang yang terinfeksi.
Bergantung pada seberapa mematikan virus itu, batuk, bersin, atau berjabat tangan dapat menyebabkan penularan. Virus ini juga dapat ditularkan dengan menyentuh sesuatu yang telah disentuh oleh orang yang terinfeksi dan kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata Anda.
Perawat juga kadang-kadang dapat terpapar dengan menangani limbah pasien.
5. Perawatan bagi yang terinfeksi virus corona
Tidak ada perawatan khusus. Sebagian besar waktu, gejala akan hilang dengan sendirinya.
Dokter dapat menghilangkan gejala dengan meresepkan obat sakit atau demam. CDC menyebutkan, pelembab ruangan atau mandi air panas dapat membantu mengatasi sakit tenggorokan atau batuk.
Minumlah banyak cairan, istirahat dan tidur sebanyak mungkin. Jika gejalanya terasa lebih buruk daripada pilek biasa, kunjungi dokter Anda.
Baca Juga: Bursa saham Asia jatuh akibat kekhawatiran wabah virus corona baru dari China