CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Menyedihkan, pencuri gondol 6.000 masker bedah dari rumahsakit di Jepang


Selasa, 18 Februari 2020 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan yang mengenakan kimono dan masker mengunjungi Kuil Sensoji di Distrik Asakusa, Tokyo, Jepang, 18 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kecemasan publik negeri matahari terbit bertambah seiring ratusan orang yang terjangkit virus mematikan itu di atas kapal pesiar Diamond Princess yang tengah menjalani karantina di Jepang.

Baca Juga: Moody's: Pertumbuhan ekonomi China hanya 5,2% akibat virus corona

Pencurian masker itu terjadi setelah orang-orang yang membawa pisau menodong seorang pengemudi truk logistik dan mengambil ratusan tisu toilet di Hong Kong, Senin (17/2). Wabah Covid-19 telah memicu panic buying masker, sanitiser tangan, dan tisu toilet.

Aplikasi flea market Jepang, Mercari, meminta para pengguna untuk berjualan masker dengan harga yang wajar. Permintaan ini menyusul banderol harga sekotak berisi 65 masker lebih dari 50.000 yen (US$ 456).

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan kepada wartawan pekan lalu, Pemerintah Jepang sudah "sangat memohon" kepada produsen masker untuk meningkatkan produksi.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×