Meski Inflasi Tinggi, Penjualan Online Black Friday di AS Capai Rekor US$ 9 Miliar

Minggu, 27 November 2022 | 22:38 WIB   Reporter: Diki Mardiansyah
Meski Inflasi Tinggi, Penjualan Online Black Friday di AS Capai Rekor US$ 9 Miliar

Orang-orang berbelanja di toko Toys R Us di Macy's Herald Square selama obral Black Friday di New York City, AS, 25 November 2022.


KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Jumlah pembelanja secara online dalam gelaran Black Friday di Amerika Serikat (AS) mencapai rekor tertinggi dengan menghabiskan total belanja senilai US$ 9 miliar.

Sebuah laporan mengatakan, rekor ini dicapai lantaran konsumen ingin mengatasi tekanan inflasi tinggi yang terjadi di AS. Selain itu, konsumen juga mendapatkan diskon besar-besaran untuk segala hal, mulai dari smartphone hingga barang mainan.

Seperti dilansir Reuters pada Sabtu (26/11), Divisi data dan wawasan Adobe Inc, Adobe Analytics mengatakan, pengeluaran online naik 2,3% pada Black Friday kali ini.

Baca Juga: Belanja Online di AS Meningkat, Harapan Baru Bagi Peritel Jelang Akhir Tahun

"Terima kasih kepada konsumen yang menunggu diskon hingga hari-hari belanja tradisional yang besar, meskipun penawaran dimulai pada awal Oktober," kata pihak Adobe.

Adobe Analytics selaku pihak yang menghitung perdagangan secara elektronik telah menganalisis transaksi di situs web. Adobe Analytics memiliki akses ke data yang mencakup pembelian di 85% dari 100 pengecer internet teratas di Amerika Serikat.

Adobe Analytics memperkirakan penjualan Black Friday naik 1%. Adobe mengharapkan Cyber ? Monday menjadi hari belanja online terbesar musim ini lagi yang mendorong pengeluaran sebesar US$ 11,2 miliar.

Konsumen diharapkan berduyun-duyun ke toko-toko setelah pandemi meredam belanja di toko fisik selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: Produksi Apple Tersendat, Pembeli Tak Dapat Temukan iPhone Terbaru saat Black Friday

Adapun, orang Amerika menggunakan smartphone mereka untuk melakukan pembelian kebutuhan liburan. Data dari Adobe menunjukkan, belanja yang dilakukan di smarth phone mewakili 48% dari semua penjualan digital di Black Friday. 

Editor: Noverius Laoli

Terbaru