kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Meyakinkan label rekaman besar untuk bergabung (2)

Sabtu, 03 Februari 2018 / 09:05 WIB

 Meyakinkan label rekaman besar untuk bergabung (2)



KONTAN.CO.ID - Bisnis layanan streaming musik Spotify berkembang cukup pesat dari jumlah pengguna. Meski awalnya sulit meyakinkan industri rekaman, kini justru makin banyak label rekaman besar bergabung dengan Spotify. Bisa dibilang, ide jenius Daniel mengembangkan layanan streaming musik seperti menjadi penyelamat industri rekaman musik. Aksi pembajakan yang marak membuat industri ini lesu. Lewat Spotify, industri rekaman bisa mendapatkan pendapatan dari iklan.

Bisnis musik konvensional memang nyaris mati seiring pesatnya perkembangan teknologi digital yang membuat aksi pembajakan hak cipta marak karena makin gampang dilakukan. Tapi di tangan Daniel Ek, miliarder yang juga pendiri Spotify, industri rekaman musik bangkit lagi. Ide Daniel menjual  layanan streaming musik bisa dibilang merupakan oasis bisnis industri musik di tengah kelesuan yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Bisnis layanan streaming musik itu pula yang membuat pria asal Swedia ini menjadi salah satu miliarder. Mengutip Forbes, nilai kekayaan Daniel mencapai sekitar US$ 1,6 miliar.

Salah satu penyebab industri musik kurang berkembang adalah karena maraknya pembajakan. Berkait ide jenius Daniel mengembangkan perangkat lunak Spotify, aksi pembajakan bisa ditekan.

Ide jenius Daniel itu adalah berusaha menjembatani kepentingan industri rekaman dan pembajak musik. Terinspirasi dengan Napster yang menyediakan musik secara gratis, Daniel Ek ingin agar layanan Spotify diarahkan seperti Napster tapi dengan koridor hukum.

Spotify bisa dibilang merupakan versi legal dari Napster. Menurut Daniel, Napster hanya bisa dikalahkan dengan layanan yang bisa setara dengan mereka.

Oleh karena itu, Daniel secara default menyeting Spotify dengan mode gratis namun dengan beberapa iklan di dalamnya. Jika ingin menghapus iklan dan meningkatkan fitur, pengguna harus menaikkannya ke level premium.

Dengan kompensasi yang cukup banyak ke industri rekaman, Spotify berharap bisa membuat bisnis industri rekaman bisa bangkit kembali.

Perjuangan Daniel mengembangkan bisnis Spotify tercatat cukup panjang. Awalnya untuk mengembangkan Spotify, ia menggunakan dana pribadi dan partnernya yaitu Martin Lorentzon.


Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Tri Adi

0

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0545 || diagnostic_web = 0.3163

Close [X]
×