kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Mike Pompeo sebut senjata Hezbollah berisiko lemahkan upaya Prancis di Lebanon


Selasa, 15 September 2020 / 17:13 WIB
ILUSTRASI. U.S. Secretary of State Mike Pompeo gives a news conference about dealings with China and Iran, and on the fight against the coronavirus disease (COVID-19) pandemic, in Washington, U.S., June 24, 2020. Mangel Ngan/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Para pejabat Prancis mengatakan bahwa prioritasnya adalah menempatkan pemerintah yang dapat melaksanakan reformasi dengan cepat, tetapi masalah senjata Hezbollah bukanlah masalah langsung.

Surat kabar harian Prancis Le Figaro melaporkan pada bulan Agustus bahwa Macron telah bertemu dengan Mohammed Raad, kepala blok parlemen Hezbollah, dan mengatakan kepadanya bahwa kelompok itu harus memisahkan diri dari Iran dan memindahkan pasukannya dari negara tetangga Suriah.

Istana Kepresidenan Prancis tidak menyangkal pertemuan itu, yang akan menjadi pertemuan pertama antara seorang pemimpin Prancis dan anggota kelompok itu.

Itu pedang bermata dua untuk Macron. Hezbollah adalah bagian dari sistem pemerintahan yang perlu diubah dan saya tidak yakin Anda dapat menangani politik Hizbullah tanpa menangani Hizbullah bersenjata, ”kata sumber diplomatik Prancis.

Selanjutnya: Unjuk rasa pasca ledakan di Lebanon meluas, PM Diab tawarkan solusi pemilu dini




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×