kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Mike Pompeo sebut senjata Hezbollah berisiko lemahkan upaya Prancis di Lebanon


Selasa, 15 September 2020 / 17:13 WIB
ILUSTRASI. U.S. Secretary of State Mike Pompeo gives a news conference about dealings with China and Iran, and on the fight against the coronavirus disease (COVID-19) pandemic, in Washington, U.S., June 24, 2020. Mangel Ngan/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Para pejabat Prancis mengatakan bahwa prioritasnya adalah menempatkan pemerintah yang dapat melaksanakan reformasi dengan cepat, tetapi masalah senjata Hezbollah bukanlah masalah langsung.

Surat kabar harian Prancis Le Figaro melaporkan pada bulan Agustus bahwa Macron telah bertemu dengan Mohammed Raad, kepala blok parlemen Hezbollah, dan mengatakan kepadanya bahwa kelompok itu harus memisahkan diri dari Iran dan memindahkan pasukannya dari negara tetangga Suriah.

Istana Kepresidenan Prancis tidak menyangkal pertemuan itu, yang akan menjadi pertemuan pertama antara seorang pemimpin Prancis dan anggota kelompok itu.

Itu pedang bermata dua untuk Macron. Hezbollah adalah bagian dari sistem pemerintahan yang perlu diubah dan saya tidak yakin Anda dapat menangani politik Hizbullah tanpa menangani Hizbullah bersenjata, ”kata sumber diplomatik Prancis.

Selanjutnya: Unjuk rasa pasca ledakan di Lebanon meluas, PM Diab tawarkan solusi pemilu dini




TERBARU

[X]
×