kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Miliarder Thailand yang pernah berjualan rokok di jalan (1)


Kamis, 09 Mei 2019 / 10:50 WIB

Miliarder Thailand yang pernah berjualan rokok di jalan (1)

Siapa sangka kalau pendiri Thai Life Insurance pernah merasakan kerasnya hidup di jalan saat berjualan rokok. Namun nasib orang memang tidak ada yang tahu. Kini, ia menjadi bos perusahaan asuransi nomor dua di Thailand. Berkat kepiawaiannya, Vanisch Chaiyawan kini menjadi seorang miliarder dan mencatatkan diri memiliki kekayaan hingga US$ 2,8 miliar. Ia juga meluaskan bisnis ke minuman keras. Ia mengambil merek dari berbagai negara.

Memang garisan tangan orang tak ada yang tahu. Dari berdagang rokok di jalan, nama Vanisch Chaiyawan kini tercatat di antara kelompok miliarder.

Pria asal Thailand ini adalah bos Thai Life Insurance yang merupakan perusahaan asuransi jiwa terbesar kedua di Thailand. Ini merupakan perusahaan asuransi pertama yang dibangun oleh orang-orang Thailand pada tahun 1942 dan berkantor pusat di Bangkok, Thailand.

Seiring waktu bisnis asuransi Chaiyawan kian sukses. Dari strategi bisnis yang dilakukan oleh lelaki berusia 87 tahun ini membuat nilai perusahaan di pasar asuransi terus meningkat.

Chaiyawan kini memiliki 60% saham Thai Life Insurance. Perusahaan asuransi jiwa tersebut saat ini dijalankan oleh putra Chaiyawan, yaitu Chai Chaiyawan sebagai Presiden Direktur.

Awal bisnisnya di saat perang dunia kedua meletus. Saat itu semua perusahaan asuransi jiwa asing menutup bisnisnya dan kembali ke negara asal mereka sehingga menyebabkan kerugian besar bagi para pemegang polis asuransi di Thailand.

Sekelompok orang Thailand pun mulai membangun kembali perusahaan asuransi. Nah salah satunya adalah Chaiyawan. Tidak cukup hanya satu perusahaan, Chaiyawan mendirikan tiga perusahaan asuransi sekaligus. Masing-masing Thai Phaiboon Insurance, Thai Health Insurance dan Thai Cardi Life Assurance.

Pada tahun 1984, banyak investor asing masuk ke Thailand sehingga perusahaan mengubah strategi bisnisnya. Thai Life memposisikan diri sebagai perusahaan asuransi nasional agar tetap berada di lima besar dalam industri asuransi jiwa. Hasilnya memang lumayan. Perusahaannya menjadi terbesar nomor dua di Negeri Gajah Putih tersebut.


Reporter: Ferrika Sari, Yuwono Triatmodjo
Editor: Tri Adi

Video Pilihan


Close [X]
×