kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Militer kudeta, pengusaha Singapura ini cabut investasinya dari Myanmar


Selasa, 09 Februari 2021 / 12:31 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria mengambil gambar grafiti oleh seniman Thailand Mue Bon yang menentang kudeta militer di Myanmar di sebuah jalan di Bangkok, Thailand, Sabtu (6/2/2021).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pengumuman Lim datang setelah petisi online oleh kelompok aktivis Justice for Myanmar mendesak Razer untuk mencopot Lim dari dewan direksi jika dia tidak mengakhiri hubungan bisnisnya dengan militer Myanmar.

Lim tidak merujuk petisi dalam pernyataannya, yang memperoleh 851 tandatangan. Tetapi, kelompok aktivis itu mengklaim kemenangan.

“Dia mendengar suara kami dan bertindak. Terima kasih untuk semua yang menandatangani. Pertahankan perjuangan,” kata Justice for Myanmar dalam sebuah posting di Twitter, seperti dilansir Reuters.

Amnesty International juga menyerukan RMH untuk memutuskan hubungan dengan Myanmar, bersama dengan perusahaan lain termasuk POSCO asal Korea Selatan.

Selanjutnya: Unjuk rasa anti-kudeta militer terjadi di kota-kota Myanmar




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×