kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Militer kudeta, pengusaha Singapura ini cabut investasinya dari Myanmar


Selasa, 09 Februari 2021 / 12:31 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria mengambil gambar grafiti oleh seniman Thailand Mue Bon yang menentang kudeta militer di Myanmar di sebuah jalan di Bangkok, Thailand, Sabtu (6/2/2021).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pengumuman Lim datang setelah petisi online oleh kelompok aktivis Justice for Myanmar mendesak Razer untuk mencopot Lim dari dewan direksi jika dia tidak mengakhiri hubungan bisnisnya dengan militer Myanmar.

Lim tidak merujuk petisi dalam pernyataannya, yang memperoleh 851 tandatangan. Tetapi, kelompok aktivis itu mengklaim kemenangan.

“Dia mendengar suara kami dan bertindak. Terima kasih untuk semua yang menandatangani. Pertahankan perjuangan,” kata Justice for Myanmar dalam sebuah posting di Twitter, seperti dilansir Reuters.

Amnesty International juga menyerukan RMH untuk memutuskan hubungan dengan Myanmar, bersama dengan perusahaan lain termasuk POSCO asal Korea Selatan.

Selanjutnya: Unjuk rasa anti-kudeta militer terjadi di kota-kota Myanmar




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×