kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Moderna: Vaksin Khusus Omicron Diharapkan Bisa Siap pada Bulan Agustus


Kamis, 17 Februari 2022 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Vaksin Covid-19 buatan Moderna


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Moderna pada hari Rabu (16/2) memperkirakan vaksin Covid-19 barunya untuk melawan Omicron bisa siap pada bulan Agustus mendatang. Saat ini perusahaan masih mengumpulkan data mengenai sejauh mana suntikan vaksin baru ini mampu bekerja.

Bulan lalu, Moderna memulai uji klinis untuk dosis booster yang dirancang khusus untuk menargetkan Omicron. Sayangnya, pengujian pada monyet menunjukkan vaksin itu mungkin tidak menawarkan perlindungan yang lebih kuat daripada vaksin baru yang sudah ada.

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan, perusahaannya memang bertujuan untuk menyiapkan booster pada Agustus 2022 atau sebelum musim gugur. Orang-orang yang rentan akan menjadi prioritas.

Baca Juga: Indonesia Baru Memulai Booster, Di Negara Ini Sudah Siap Vaksin Covid-19 Dosis 4

"Kami percaya booster akan dibutuhkan. Saya belum tahu apakah itu akan menjadi vaksin khusus Omicron, atau bivalen, di mana ada dua mRNA dalam satu dosis," kata Bancel, seperti dikutip Reuters.

Vaksin Covid-19 Moderna menggunakan teknologi mRNA untuk memicu respons kekebalan, mirip dengan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Global Tembus 400 Juta, Bertambah 100 Juta Dalam Sebulan

Jika semuanya berjalan lancar, Bancel memperkirakan Moderna bisa menghadirkan vaksin baru pada Agustus 2023. Vaksin ini akan melindungi secara bersamaan terhadap Covid-19, flu, dan penyakit pernapasan lainnya.

Soal harga, Bancel menyebut harga untuk vaksin yang sedang dikembangkan ini akan sangat mirip dengan yang diterapkan pada vaksin saat ini.

Menurut UNICEF, Moderna membebankan harga yang berbeda untuk berbagai wilayah di dunia dengan kisaran antara US$ 15 (Rp 214 ribu) hingga US$ 37 (Rp 528 ribu).




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×