kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Nasib Masa Depan Kekuasaan Putin di Rusia Tak Pasti Akibat Perang Ukraina


Jumat, 17 Februari 2023 / 04:48 WIB
ILUSTRASI. Nasib masa depan kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi kurang pasti akibat perang Ukraina. Sputnik/Gavriil Grigorov/Kremlin via REUTERS 


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Seorang pejabat Barat pada hari Kamis (16/2/2023) mengatakan, nasib masa depan kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi kurang pasti akibat perang Ukraina. Akan tetapi, belum jelas kapan perubahan itu akan terjadi.

Melansir Reuters, berkuasa sejak 1999, Putin dilaporkan telah menghadapi ancaman penggulingan dari kekuasaan berkali-kali. Namun dia telah berhasil melewati semua krisis semacam itu. 

Tetapi perang dengan jangka waktu yang lebih lama dari perkiraan di Ukraina sekali lagi memicu spekulasi bahwa banyak orang di Kremlin tidak sejalan dengannya. Dan mereka mungkin sedang menunggu waktu yang tepat untuk menggulingkan Putin.

"Orang-orang berbicara tentang suksesi dengan cara yang tidak mereka lakukan setahun yang lalu. Tapi yang tidak ada, di tempat seperti Rusia, adalah jalur yang jelas untuk berubah," kata pejabat itu kepada Reuters.

Baca Juga: Suram, Para Ahli Meramal Perang Ukraina Bakal Berlangsung Tidak Terbatas

Rusia meluncurkan apa yang disebutnya 'operasi militer khusus' di Ukraina pada 24 Februari 2022. Moskow memprediksi hasil yang cepat dalam operasi tersebut. 

Akan tetapi, Kyiv menangkis serangan Rusia dengan bantuan dari negara-negara Barat, yang memastikan pasokan senjata dan amunisi yang berkelanjutan untuk mengalahkan Rusia.

Moskow mendekati peringatan pertama perang, yang telah menguras sumber daya Rusia dan menyebabkan kerugian besar dalam tenaga kerja. 

Reuters memberitakan, beberapa elit Rusia khawatir perang akan berlarut-larut, menghabiskan nyawa dan sumber daya, dan harapan Putin untuk memoles reputasinya di Rusia telah pupus. Tapi dia tetap berkuasa, lima sumber senior Rusia mengatakan kepada kantor berita internasional.

Baca Juga: Putin Ucapkan Selamat Tinggal Sarkastik ke Perusahaan Asing yang Hengkang dari Rusia




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×