Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Kepala NATO Mark Rutte mengatakan pada hari Kamis bahwa negara-negara anggota melakukan semua yang diminta Presiden AS Donald Trump untuk memperkuat aliansi militer, meskipun beberapa negara awalnya "agak lambat" dalam memberikan dukungan kepada Amerika Serikat di tengah perangnya dengan Iran.
“Ketika tiba saatnya untuk menyediakan dukungan logistik dan dukungan lainnya yang dibutuhkan Amerika Serikat di Iran, beberapa sekutu agak lambat, setidaknya demikian. Sejujurnya, mereka juga agak terkejut. Untuk menjaga unsur kejutan dalam serangan awal, Presiden Trump memilih untuk tidak memberi tahu sekutu sebelumnya,” kata Rutte dalam pidatonya di Washington.
Baca Juga: USA Rare Earth Bidik Pabrik Magnet di Prancis, Investasi 40 Juta Euro di Carester
“Namun yang saya lihat, ketika saya melihat ke seluruh Eropa hari ini, adalah sekutu memberikan dukungan yang sangat besar,” tambahnya. “Hampir tanpa kecuali, sekutu melakukan semua yang diminta Amerika Serikat. Mereka telah mendengar dan menanggapi permintaan Presiden Trump.”
Komentar Rutte muncul setelah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu. Ia telah memberi pengarahan kepada beberapa ibu kota bahwa Trump menginginkan komitmen konkret dalam beberapa hari ke depan untuk membantu mengamankan Selat Hormuz, demikian kata para diplomat kepada Reuters.
Baca Juga: Situasi Memanas, Kapal Perang Rusia Kawal Tanker Minyak yang Lewati Selat Inggris













