kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Ngeri, hari ini Korea Selatan laporkan 100 kasus baru virus corona


Jumat, 21 Februari 2020 / 17:08 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria dan anak memakai masker untuk mencegah tertular virus corona baru di kawasan perbelanjaan Myeongdong, Seoul, Korea Selatan, 20 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Informasi saja, Wuhan adalah Kota di Provinsi Hubei, China, yang menjadi tempat virus corona baru pertama kali muncul pada akhir Desember 2019 lalu. Saat ini, Hubei menjadi pusat wabah Covid-19.

Gereja Shincheonji sering dituduh sebagai aliran sesat, yang mengklaim pendirinya, Lee Man-hee, mengenakan jubah Yesus Kristus dan akan membawa 144.000 orang bersamanya ke surga pada hari penghakiman atau kiamat.

KCDC menyebutkan, satu kasus baru virus corona terkonfirmasi di sebuah rumahsakit di daerah Cheongdo, dekat Daegu. Di kota ini total sudah 16 orang terinfeksi, termasuk seorang pasien lama yang meninggal pada Rabu (19/2) setelah menunjukkan gejala radang paru-paru.

Baca Juga: Pasokan masker di Malaysia mulai mengering, ini yang terjadi

Cheongdo adalah tempat kelahiran Lee, pendiri Gereja Shincheonji. Dan, pejabat Cheongdo mengatakan, ada upacara pemakaman selama tiga hari untuk saudara Lee sekitar tiga minggu lalu di sebuah aula milik rumahsakit.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memerintahkan "penyelidikan menyeluruh" dari semua orang yang pernah menghadiri upacara pemakaman tersebut dan acara Gereja Shincheonji lainnya.

"Jika Anda hanya mengandalkan informasi yang gereja berikan, prosesnya bisa lambat," tegas Moon dalam rapat kabinet, Jumat (21/2), seperti dikutip Channelnewsasia.com. "Kita membutuhkan tindakan lebih cepat".




TERBARU

[X]
×