kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Ngeri, kasus virus corona tanpa gejala di China melonjak empat kali lipat


Rabu, 08 April 2020 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. Sukarelawan dari tim penyelamat Blue Sky menyemprotkan disinfektan di Qintai Grand Theatre di Wuhan, Provinsi Hubei, pusat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19), China, Kamis (2/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Kasus baru virus corona di China meningkat dua kali lipat pada Selasa (7/4), karena jumlah pelancong yang terinfeksi dari luar negeri melonjak. Sementara kasus tanpa gejala naik lebih dari empat kali lipat.

Melansir Reuters, Komisi Kesehatan Nasional, Rabu (8/4), mengatakan, kasus baru virus corona terkonfirmasi naik menjadi 62 dari 32 kasus di hari sebelumnya, paling banyak sejak 25 Maret. Infeksi impor baru menyumbang 59 kasus.

Sedang jumlah kasus tanpa gejala alias asimptomatik baru melesat menjadi 137 dari 30 kasus di hari sebelumnya, dengan pelancong terinfeksi yang masuk dari luar negeri sebanyak 102 orang dari gelombang kasus terbaru.

Baca Juga: Saat gembok Wuhan terbuka, Kota Suifenhe di China Utara melakukan lockdown

Komisi Kesehatan Nasional tidak menghitung kasus tanpa gejala dalam penghitungan kasus infeksi virus corona terkonfirmasi sampai pasien menunjukkan gejala, seperti demam atau batuk.

Hingga Selasa (7/4), ada 1.095 pasien virus corona tanpa gejala berada di bawah pengawasan medis di Tiongkok, dengan 358 di antaranya adalah pelancong yang datang dari luar negeri.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×