kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.714   -69,00   -0,39%
  • IDX 6.644   48,09   0,73%
  • KOMPAS100 868   8,50   0,99%
  • LQ45 658   5,97   0,92%
  • ISSI 231   1,69   0,74%
  • IDX30 369   3,42   0,94%
  • IDXHIDIV20 455   4,11   0,91%
  • IDX80 99   1,00   1,02%
  • IDXV30 126   1,63   1,31%
  • IDXQ30 118   1,23   1,05%

Nikkei Jepang Bergerak Fluktuatif Kamis (3/9), Saham Semikonduktor Tertekan Broadcom


Kamis, 03 September 2026 / 09:06 WIB
Nikkei Jepang Bergerak Fluktuatif Kamis (3/9), Saham Semikonduktor Tertekan Broadcom
ILUSTRASI. Bursa Asia - Nikkei Jepang (REUTERS/Manami Yamada)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Indeks Nikkei Jepang bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis (3/9/2026). Investor mempertimbangkan penurunan imbal hasil obligasi dan harga minyak terhadap tekanan pada saham Broadcom yang berpotensi membebani saham semikonduktor Jepang.

Melansir Reuters, indeks Nikkei 225 terakhir naik 0,21% menjadi 64.461,68 setelah sempat bergerak di zona negatif. Sementara itu, indeks Topix menguat 0,91% menjadi 4.118,68.

Baca Juga: Aktivitas Jasa China Menguat pada Agustus, Permintaan Domestik Jadi Penopang

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Namun, saham Broadcom merosot lebih dari 3% dalam perdagangan setelah jam bursa setelah perusahaan chip dan infrastruktur perangkat lunak asal California tersebut memperkirakan pendapatan kuartalannya berada di bawah ekspektasi Wall Street.

Analis senior Tokai Tokyo Intelligence Laboratory Ryotaro Sawada mengatakan, pergerakan saham Broadcom berpotensi membatasi penguatan saham-saham terkait semikonduktor yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama Nikkei.

"Pergerakan saham Broadcom dapat membatasi kenaikan saham-saham terkait semikonduktor yang cenderung menjadi penggerak Nikkei," kata Sawada dalam catatannya.

Pergerakan saham sektor chip dan kecerdasan buatan (AI) Jepang pun beragam. Saham Advantest turun 0,8%, sedangkan produsen kabel dan serat optik Fujikura melemah 1,79%.

Sebaliknya, saham produsen chip memori Kioxia naik 0,67% dan saham produsen peralatan semikonduktor Tokyo Electron menguat 0,81%.

Baca Juga: Bursa Australia Menguat Tipis Kamis (3/9), Saham Emas Jadi Penopang

Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari penurunan imbal hasil US Treasury dari level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Di Jepang, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang atau Japanese Government Bond (JGB) tenor 30 tahun turun hingga 10 basis poin pada Kamis.

Harga minyak juga bergerak lebih rendah karena belum terdapat tanda-tanda serangan baru dalam perkembangan konflik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran.

Penurunan harga minyak menekan saham sektor energi Jepang. Indeks sektor eksplorasi energi turun 2,57% dan menjadi sektor dengan kinerja terburuk di antara 33 indeks sektoral Bursa Tokyo.

Di antara saham yang mencatat penurunan terbesar di Nikkei, saham Fast Retailing, induk Uniqlo, melemah 3,58%. Sementara itu, saham perusahaan eksplorasi minyak dan gas Inpex turun 3,43%.

Baca Juga: Donald Trump Turun Gunung, Bidik Kemenangan Partai Republik di Pemilu Midterm

Sebaliknya, saham peritel furnitur Nitori Holdings melonjak 6,62%, sedangkan Mitsubishi Motors menguat 4,09%. Keduanya menjadi saham dengan kenaikan persentase terbesar di indeks Nikkei.

Pasar selanjutnya mencermati lelang obligasi pemerintah Jepang tenor 30 tahun yang digelar Kementerian Keuangan Jepang pada Kamis. Pemerintah Jepang akan melelang obligasi senilai sekitar 600 miliar yen atau sekitar US$3,78 miliar.

Sawada memperingatkan, hasil lelang yang lemah dapat mendorong kenaikan suku bunga dan menekan saham teknologi. Sebaliknya, kondisi tersebut berpotensi memberikan dukungan bagi saham perbankan.




TERBARU

[X]
×