kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.874   85,00   0,48%
  • IDX 6.100   -121,18   -1,95%
  • KOMPAS100 806   -19,10   -2,31%
  • LQ45 609   -15,95   -2,55%
  • ISSI 208   -4,42   -2,08%
  • IDX30 346   -9,24   -2,60%
  • IDXHIDIV20 424   -11,76   -2,70%
  • IDX80 92   -2,25   -2,40%
  • IDXV30 114   -1,78   -1,54%
  • IDXQ30 111   -3,38   -2,96%

Noam Shazeer Tinggalkan Google Gemini, Bergabung ke OpenAI Jelang IPO


Kamis, 18 Juni 2026 / 08:37 WIB
Noam Shazeer Tinggalkan Google Gemini, Bergabung ke OpenAI Jelang IPO
ILUSTRASI. ChatGPT (OpenAI/Digital Trends)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Persaingan memperebutkan talenta kecerdasan buatan (AI) semakin memanas.

Noam Shazeer, salah satu petinggi pengembangan AI di Google dan co-lead model AI Gemini, mengumumkan akan meninggalkan Google untuk bergabung dengan OpenAI, perusahaan pembuat ChatGPT yang tengah bersiap menuju penawaran saham perdana (IPO).

Baca Juga: 5 Rekor Baru Lionel Messi Setelah Hattrick Kontra Aljazair di Piala Dunia

Melansir Reuters, keputusan tersebut diumumkan Shazeer pada Rabu (17/6/2026) dan menjadi sorotan industri teknologi global mengingat perannya yang sangat penting dalam pengembangan teknologi AI generatif.

Langkah Shazeer bergabung dengan OpenAI terjadi di tengah persaingan ketat antar perusahaan AI dalam mengembangkan model kecerdasan buatan yang semakin canggih sekaligus merekrut talenta terbaik di bidang tersebut.

Kepergian Shazeer terbilang mengejutkan karena berlangsung kurang dari dua tahun setelah Google dikabarkan menggelontorkan sekitar US$ 2,7 miliar untuk membawanya kembali ke perusahaan bersama sejumlah peneliti dari startup Character.AI yang sebelumnya ia dirikan.

Waktu efektif kepindahan Shazeer dari Google belum diungkapkan secara rinci.

Baca Juga: Bursa Australia Menguat Tipis Kamis (18/6), Setelah AS-Iran Sepakati Perdamaian

Pada 2024, Google menunjuk Shazeer sebagai salah satu pemimpin pengembangan model AI Gemini. Ia dianggap berperan penting dalam meningkatkan kemampuan Gemini sehingga mampu memperkecil kesenjangan dengan ChatGPT milik OpenAI.

"Saya sangat bangga dengan tim luar biasa di Google dan semua yang telah kami bangun bersama," tulis Shazeer melalui akun media sosial X.

Ia menambahkan bahwa dirinya sangat antusias untuk bergabung dengan OpenAI.

Sementara itu, Google menyampaikan apresiasi atas kontribusi Shazeer selama berkarier di perusahaan tersebut.

"Kami berterima kasih atas kontribusi berarti Noam selama bertahun-tahun di Google," ujar juru bicara Google dalam pernyataan kepada Reuters.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Lagi Kamis (18/6): Brent ke US$ 78,66 & WTI ke US$ 75,81

Shazeer merupakan salah satu sosok berpengaruh dalam perkembangan AI modern.

Ia bergabung dengan Google pada tahun 2000 dan menjadi salah satu penulis makalah riset berjudul Attention Is All You Need yang diterbitkan pada 2017.

Makalah tersebut memperkenalkan arsitektur transformer yang kemudian menjadi fondasi utama bagi berbagai model AI generatif modern, termasuk ChatGPT, Gemini, Claude, dan model AI besar lainnya yang mendorong ledakan industri kecerdasan buatan dalam beberapa tahun terakhir.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×