kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

November, inflasi zona euro melambat jadi 0,3%


Sabtu, 29 November 2014 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Sederet Manfaat Buah Cermai yang Luar Biasa


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

FRANKFURT. Inflasi kawasan euro kembali melambat di bulan November. Inflasi naik 0,3% dibanding bulan yang sama tahun lalu, menurut kantor statistik Uni Eropa (Eurostat), terpelan dalam lima tahun terakhir.

Inflasi tahunan Oktober zona Euro tercatat 0,4%. Rendahnya inflasi masih akan menekan bank sentral untuk menggelontorkan lebih banyak stimulus. Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang berencana melakukan pertemuan 4 Desember nanti, mengatakan ingin menaikkan inflasi kawasan euro secepat mungkin.

Dari data Eurostat, harga bahan bakar energi di kawasan euro merosot 2,5% di bulan November dibanding setahun sebelumnya, terseret penurunan harga minyak mentah 30% sepanjang tiga bulan terakhir. Harga makanan, minuman beralkohol, dan harga rokok naik 0,5%.

Inflasi inti, tanpa menghitung harga energi, makanan, dan alkohol, tetap 0,7% di bulan November.

Inflasi ini tak sampai setengah dari target ECB yaitu 2%. Bank sentral ini September lalu memperkirakan, inflasi rata-rata akan naik 1,1% di bulan November dan 1,4% di tahun 2016.

Spanyol mencatat deflasi 0,5% di bulan ini, penurunan tercepat seperti terjadi di tahun 2009 silam. Sedangkan negara dengan perekonomian terbesar di kawasan euro, Jerman, mencatat inflasi naik 0,5%, berbanding 0,7% di bulan Oktober. 

Dari data terpisah, Eurostat mengumumkan  tingkat pengangguran bertahan di level 11,5% sepanjang Oktober. Tingkat pengangguran Jerman 6,6% dan Spanyol mencapai 26%.


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×