kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

November, inflasi zona euro melambat jadi 0,3%


Sabtu, 29 November 2014 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Sederet Manfaat Buah Cermai yang Luar Biasa


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

FRANKFURT. Inflasi kawasan euro kembali melambat di bulan November. Inflasi naik 0,3% dibanding bulan yang sama tahun lalu, menurut kantor statistik Uni Eropa (Eurostat), terpelan dalam lima tahun terakhir.

Inflasi tahunan Oktober zona Euro tercatat 0,4%. Rendahnya inflasi masih akan menekan bank sentral untuk menggelontorkan lebih banyak stimulus. Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang berencana melakukan pertemuan 4 Desember nanti, mengatakan ingin menaikkan inflasi kawasan euro secepat mungkin.

Dari data Eurostat, harga bahan bakar energi di kawasan euro merosot 2,5% di bulan November dibanding setahun sebelumnya, terseret penurunan harga minyak mentah 30% sepanjang tiga bulan terakhir. Harga makanan, minuman beralkohol, dan harga rokok naik 0,5%.

Inflasi inti, tanpa menghitung harga energi, makanan, dan alkohol, tetap 0,7% di bulan November.

Inflasi ini tak sampai setengah dari target ECB yaitu 2%. Bank sentral ini September lalu memperkirakan, inflasi rata-rata akan naik 1,1% di bulan November dan 1,4% di tahun 2016.

Spanyol mencatat deflasi 0,5% di bulan ini, penurunan tercepat seperti terjadi di tahun 2009 silam. Sedangkan negara dengan perekonomian terbesar di kawasan euro, Jerman, mencatat inflasi naik 0,5%, berbanding 0,7% di bulan Oktober. 

Dari data terpisah, Eurostat mengumumkan  tingkat pengangguran bertahan di level 11,5% sepanjang Oktober. Tingkat pengangguran Jerman 6,6% dan Spanyol mencapai 26%.


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×