kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ogah Beri Uang Tunai, Robert Kiyosaki Sarankan Orang Miskin Beli Perak


Senin, 17 November 2025 / 02:30 WIB
Ogah Beri Uang Tunai, Robert Kiyosaki Sarankan Orang Miskin Beli Perak
ILUSTRASI. Robert Kiyosaki, sekali lagi memicu perbincangan di dunia maya dengan nasihat keuangan yang blak-blakan, yang ditujukan bagi mereka yang bergumul dengan kemiskinan.


Sumber: Benzinga | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Penulis buku "Rich Dad Poor Dad," Robert Kiyosaki, sekali lagi memicu perbincangan di dunia maya dengan nasihat keuangan yang blak-blakan, yang ditujukan bagi mereka yang bergumul dengan kemiskinan. 

Melansir Benzinga, dalam unggahan terbarunya di X, ia menyatakan, "Meskipun saya bersimpati kepada orang miskin... saya tidak percaya pada pemberian uang tunai kepada orang miskin."

Beli Saat Rendah, Jual Saat Tinggi

Kiyosaki memanfaatkan unggahan tersebut untuk mempromosikan perak sebagai investasi yang terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan aset seperti Bitcoin. 

"Kebanyakan orang di dunia... bahkan orang miskin mampu membeli perak seharga US$ 50," tulisnya. 

Kiyosaki memprediksi harga perak bisa naik dari US$ 50 menjadi US$ 70, dan bahkan mungkin mencapai US$ 200 per ons, dalam waktu satu tahun.

"Ketika perak mencapai US$ 200 per ons... para pecundang akan mulai membelinya," ia memperingatkan. "Tolong jangan menjadi pecundang. Beli saat harga rendah... Jual saat para pecundang mulai membeli."

Baca Juga: Ramalan Robert Kiyosaki: Bitcoin Akan Naik ke US$ 250.000, Tapi Hati-Hati Crash Besar

Penulis keuangan pribadi ini mengatakan bahwa pendekatannya mengikuti filosofi investasi "ayah kaya"-nya: "Keuntungan Anda dihasilkan saat Anda membeli... bukan saat Anda menjual."

Ia membandingkan perak dengan Bitcoin, yang menurutnya kini terlalu mahal bagi kebanyakan orang. Kiyosaki mengatakan ia membeli Bitcoin pertamanya pada harga US$ 6.000 dan kini memiliki setidaknya 100 Bitcoin, yang nilainya mencapai jutaan dolar. 

"Jika saya tidak mampu membeli Bitcoin seharga US$ 100 ribu, saya akan sangat antusias dengan prediksi X (perak) saya yang akan naik dari US$ 50 ke US$ 70," tambahnya.

Kiyosaki mendukung pendiriannya dengan pepatah lama: "Berikan seseorang ikan... Anda memberinya makan untuk sehari. Ajari seseorang memancing... Anda memberinya makan seumur hidup."

Baca Juga: Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin dan Emas Tembus Segini pada 2026

Penulis ini telah membagikan filosofinya dalam unggahan lain di awal tahun ini, memperingatkan bahwa orang miskin sering melanggar apa yang ia sebut sebagai "dua hukum uang terpenting."


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×