kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Pamor meredup, saham Facebook sudah anjlok 32%


Rabu, 06 Juni 2012 / 07:34 WIB
ILUSTRASI. Tambang PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

NEW YORK. Harga saham Facebook Inc. (FB) terus melorot di bursa Wall Street. Semalam, saham jejaring sosial ini ditutup melorot 3,8% ke posisi US$ 25,87 per saham di New York. Bahkan, harganya sudah anjlok 32% dibanding harga perdagangan perdana pada 18 Mei lalu di US$ 38 per saham.

Kemarin, pamor saham ini kian meredup, setelah jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan, minat publik pada situs ini mulai surut. Hasil jajak pendapat menyebut, dibandingkan enam bulan lalu, sekitar 34% pengguna menghabiskan lebih sedikit waktunya di Facebook, dan hanya 20% yang lebih sering memakai situs ini. Selain itu, hanya satu dari lima pengguna membeli produk karena terpengaruh oleh iklan dan pendapat yang mereka lihat di situs tersebut.

Kemarin, Carlos Kirjner, analis Sanford C. Bernstein & Co. menetapkan rating saham FB menjadi underperform dengan target harga $ 25 per saham. "Penurunan pertumbuhan penjualan jangka pendek akan memicu kekhawatiran investor terhadap penjualan di 2013 mendatang," sebutnya.

Saat ini, investor khawatir atas prospek pendapatan dan pertumbuhan laba Facebook. Perusahaan menyebutkan, bulan lalu, pertumbuhan iklan gagal menyaingi pertumbuhan pengguna aktif harian, karena mereka lebih banyak mengakses situs melalui ponsel. Perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California ini mengakui, kemampuan untuk menghasilkan pendapatan dari mobile advertising tetap tidak terbukti.

Guna memikat pengiklan, Facebook pun berencana memberi lebih banyak fleksibilitas dalam iklan bertipe Sponsored Stories. Dalam iklan tersebut nantinya, pengiklan berkesempatan memasukkan pesan ke dalam News Feed dari konsumen yang memberi sinyal ketertarikan untuk produk atau bisnis mereka.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×