Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – LONDON. Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, dikabarkan berencana kembali ke Inggris pada bulan ini, sekitar enam tahun setelah keduanya mundur dari tugas kerajaan dan menetap di Amerika Serikat.
The Duke dan Duchess of Sussex disebut akan membawa kedua anak mereka, Pangeran Archie, 7 tahun, dan Putri Lilibet, 5 tahun, dari California ke Inggris untuk tinggal dalam jangka waktu yang cukup panjang. Menurut laporan People dan surat kabar Inggris The Telegraph, kedua anak tersebut akan mulai bersekolah di Inggris pada September.
Juru bicara Harry maupun Istana Buckingham belum memberikan komentar terkait kabar tersebut. Namun, seorang sumber yang dekat dengan pasangan itu mengonfirmasi bahwa laporan tersebut akurat.
Menurut The Telegraph, Harry dan Meghan tidak akan tinggal di kediaman kerajaan. Keduanya juga akan tetap berstatus sebagai anggota keluarga kerajaan non-pekerja, sesuai kesepakatan dengan mendiang Ratu Elizabeth II ketika mereka meninggalkan tugas kerajaan pada Maret 2020.
Baca Juga: Ekspor Malaysia Melonjak 38% pada Juli, Lampaui Perkiraan
Hubungan Harry dan Meghan dengan Keluarga Kerajaan
Harry menikahi Meghan Markle dalam sebuah upacara di Kastel Windsor pada 2018. Pernikahan tersebut sempat diharapkan dapat memberikan energi baru bagi institusi kerajaan Inggris.
Namun, hubungan pasangan tersebut dengan anggota keluarga kerajaan lainnya mulai mengalami keretakan. Dua tahun kemudian, pada Maret 2020, Harry dan Meghan mengumumkan keputusan untuk mundur dari tugas resmi kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat.
Keduanya kemudian menetap di kawasan pesisir Montecito, dekat Santa Barbara, California. Media melaporkan bahwa rumah mereka yang memiliki 16 kamar tidur dibeli pada 2020 dengan harga sekitar US$14,7 juta.
Dalam beberapa tahun berikutnya, Harry dan Meghan berulang kali mengkritik keluarga kerajaan dan institusi monarki melalui wawancara televisi, serial dokumenter Netflix, serta memoar Harry berjudul Spare.
Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada 2021, Meghan mengatakan bahwa seorang anggota keluarga kerajaan yang tidak disebutkan namanya pernah mempertanyakan seberapa gelap warna kulit putranya, Archie.
Pangeran William, kakak Harry sekaligus pewaris takhta Inggris, membantah bahwa keluarga kerajaan Inggris bersikap rasis.
Harry juga melontarkan sejumlah kritik tajam terhadap ayahnya, Raja Charles III, dan Pangeran William. Perselisihan tersebut kemudian membuat hubungan Harry dengan keluarganya memburuk secara signifikan.
Baca Juga: Harga Emas Turun, Dipicu Aksi Ambil Untung Investor
Selain persoalan keluarga, Harry juga mempermasalahkan perubahan pengaturan keamanan yang dilakukan pemerintah Inggris. Ia mengatakan bahwa tidak adanya perlindungan polisi secara otomatis membuatnya tidak dapat membawa anak-anaknya ke Inggris.
Hubungan dengan Raja Charles Mulai Mencair
Meski demikian, hubungan Harry dengan ayahnya tampaknya mulai membaik pada September tahun lalu. Keduanya bertemu secara singkat untuk pertama kalinya setelah 20 bulan.
Raja Charles didiagnosis menderita kanker pada 2024. Pada Desember tahun lalu, Charles mengatakan melalui televisi bahwa dirinya merespons pengobatan dengan "sangat baik" dan dokter mulai mengurangi intensitas perawatannya.
Pada bulan lalu, Harry, Meghan, dan kedua anak mereka mengunjungi Inggris. Dalam kesempatan tersebut, Charles bertemu dengan cucu-cucunya untuk pertama kalinya sejak 2022.
Meski Raja Charles menyambut baik kesempatan untuk bertemu lebih sering dengan keluarga Sussex, laporan menyebutkan bahwa sang raja baru mengetahui rencana Harry dan Meghan untuk kembali ke Inggris pada Minggu.
Hubungan Harry dengan ayahnya memang disebut membaik, tetapi hubungannya dengan sang kakak, Pangeran William, masih jauh dari pulih dan keduanya disebut hampir tidak berkomunikasi.
Karier Harry dan Meghan di Hollywood
Setelah menetap di Amerika Serikat, Harry dan Meghan juga membangun sejumlah bisnis media dari rumah mereka di kawasan utara Hollywood.
Keduanya menandatangani kesepakatan bernilai jutaan dolar dengan Spotify untuk membuat serial podcast serta kontrak dengan Netflix untuk sejumlah program, termasuk acara gaya hidup yang dibawakan Meghan.
Baca Juga: Utang AS Tembus US$40 Triliun untuk Pertama Kalinya, Risiko Krisis Fiskal Menguat
Namun, hasil dari berbagai proyek tersebut cukup beragam. Buku memoar Harry menjadi salah satu buku terlaris, tetapi kerja sama podcast mereka dengan Spotify berakhir. Sementara itu, acara Netflix yang dibawakan Meghan tidak diperpanjang untuk musim ketiga.
Dominic Patten, editor eksekutif publikasi Hollywood Deadline.com, menilai Harry dan Meghan belum sepenuhnya mencapai tingkat ketenaran yang mereka harapkan di industri hiburan.
"Saya pikir mereka tidak mencapai status superstar yang mereka inginkan," kata Patten.
Meski demikian, menurut Patten, pasangan tersebut tetap mampu mempertahankan perhatian publik terhadap kisah mereka di tengah industri hiburan Hollywood yang dipenuhi banyak selebritas besar.
"Dia dan Meghan telah menjaga api itu tetap menyala," ujar Patten.
"Jika melihat betapa cepatnya karier Hollywood bisa meredup, dalam hal itu, dengan ukuran tersebut, mereka telah berhasil," tambahnya.
Kepulangan Harry dan Meghan ke Inggris untuk jangka waktu panjang, jika terealisasi, berpotensi menjadi perkembangan baru dalam hubungan mereka dengan keluarga kerajaan setelah bertahun-tahun tinggal di Amerika Serikat dan menjalani kehidupan di luar lingkungan kerajaan.














