kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pangeran Harry: Inggris harus akui kesalahan kolonialisme di masa lalu


Selasa, 07 Juli 2020 / 11:12 WIB
ILUSTRASI. Pangeran Harry menyebut kesalahan kolonialisme Inggris harus berani diakui. REUTERS/Chris Jackson/Pool via REUTERS


Sumber: CNN | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Hasilnya adalah keadaan rasisme institusional yang banyak terasa saat ini, bukan hanya di Inggris, tapi juga di berbagai negara lainnya.

Di kesempatan yang sama sang istri Meghan Markel juga berulang kali menyampaikan pandangannya tentang parahnya kasus rasialisme belakangan ini.

Bagi Markel, orang-orang kini harus mulai sadar dengan rasisme. Rasisme bisa terus berkembang tanpa disadari sama sekali.

Momen tewasnya George Floyd diharapkan bisa jadi batu loncatan bagi semua manusia untuk bisa lebih memahami dan menerima perbedaan yang ada.

Pasangan bangsawan ini memuji gerakan Black Lives Matter yang meledak saat ini. 

"Untuk pertama kalinya, terima kasih untuk gerakan Black Lives Matter...ini adalah saat ketika orang-orang mulai sadar akan masalah ini." tutup Harry.

Baca Juga: Donald Trump: Mural Black Lives Matter di New York adalah simbol kebencian




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×