kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.968   76,00   0,42%
  • IDX 6.002   -99,13   -1,62%
  • KOMPAS100 781   -14,41   -1,81%
  • LQ45 590   -8,67   -1,45%
  • ISSI 208   -4,12   -1,95%
  • IDX30 333   -4,54   -1,34%
  • IDXHIDIV20 408   -4,92   -1,19%
  • IDX80 89   -1,67   -1,85%
  • IDXV30 110   -0,94   -0,84%
  • IDXQ30 107   -1,18   -1,10%

Para CEO ingin pindah ke luar negeri pasca Brexit


Senin, 26 September 2016 / 13:16 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Rizki Caturini

LONDON. Sebagian besar pemimpin perusahaan di Inggris Raya berniat memindahkan bisnisnya keluar negeri pasca Brexit. Ini hasil dari survei KPMG, perusahaan jasa audit, tax dan advisory yang dirilis hari ini (26/9). 

Menurut survei, 3/4 para bos perusahaan dari 100 eksekutif yang ikut jejak pendapat ingin memindahkan usahanya ke luar negeri. Para bos perusahaan yang ikut survei ini adalah perusahaan yang memiliki pendapatan antara £ 100 juta hingga £ 1 miliar atau sekitar $130 juta-$ 1,30 miliar.  

Sebesar 86% pengusaha percaya diri perusahaannya memiliki prospek yang baik ke depannya di Inggris. Sementara 69% lainnya percaya ekonomi Inggris akan bertumbuh dalam tiga tahun ke depan.

Adapun, 76% lainnya menimbang untuk memindahkan kantor pusat ataupun kantor operasional mereka keluar dari Inggris. "Penting bagi pemilik usaha untuk merencanakan skenario berbeda untuk melindungi bisnisnya di masa depan," ujar Simon Collins, Kepala KPMG Inggris. 




TERBARU

[X]
×