kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Para pejabat Mesir bergabung dengan pengunjuk rasa


Jumat, 04 Februari 2011 / 23:15 WIB
Para pejabat Mesir bergabung dengan pengunjuk rasa
ILUSTRASI.


Reporter: Edy Can, The New York Times | Editor: Edy Can

KAIRO. Sekretaris Liga Arab Amr Moussa bergabung dengan ribuan pengunjuk rasa di Lapangan Tahrir. Bekas menteri luar negeri Mesir ini mendukung aksi menuntut mundur mantan bosnya, Presiden Hosni Mubarak.

Amr Moussa tidak sendirian. Pejabat tinggi Mesir lainnya juga diam-diam mendukung aksi ini. Panglima tertinggi Mohamed Tantawi juga terlihat di pusat Kairo tersebut.

Selain itu ditengah kerumuna massa itu juga terlihat Mohamed Rafah Tahtawy, juru bicara Al Azhar. "Saya berpartisipasi dalam protes ini dan saya telah menyatakan dukungan terhadap revolusi ini," katanya.

Pada Jumat (4/2), ribuan warga Mesir yang menentang Mubarak tumpah ruah di Lapangan Tahrir. Mereka datang sambil bernyanyi lagu patriotik dan membawa bendera.

Para pengunjuk rasa juga meneriakan agar Mubarak segera mundur. Namun, hingga Magrib, belum ada tanda-tanda, presiden yang telah berkuasa selama 32 tahun itu akan mundur dari jabatannya.




TERBARU

[X]
×