Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham Jepang turun untuk sesi kelima berturut-turut pada hari Rabu (21/1), mengikuti aksi jual semalam di Wall Street karena retorika Presiden AS Donald Trump yang semakin agresif terkait Greenland membebani sentimen risiko global.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Rabu (21/1), Indeks Nikkei 225 merosot sekitar 1% menjadi sekitar 52.450, sementara Indeks Topix turun 1,3% menjadi sekitar 3.580.
Di dalam negeri, Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama mendesak ketenangan setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) melonjak karena meningkatnya kekhawatiran fiskal terkait dengan proposal untuk memotong pajak penjualan 8% pada makanan.
Investor juga bersiap untuk pemilihan umum mendadak pada 8 Februari, karena Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi berupaya untuk mengkonsolidasikan kekuasaan dan memajukan agenda fiskal yang lebih ekspansif.
Sementara itu, Bank Sentral Jepang secara luas diperkirakan akan mempertahankan kebijakan yang tidak berubah pada akhir pekan ini.
Saham-saham teknologi dan keuangan memimpin penurunan, dengan kerugian pada Disco Corp (-1,4%), Advantest (-1,4%), SoftBank Group (-2,3%), Mitsubishi UFJ (-2,9%), dan Sumitomo Mitsui (-2,8%).













